Lokasi: Otomotif >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Otomotif88 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4djith0lv.html
Artikel Terkait
Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
OtomotifAndon Labs, perusahaan di balik proyek eksperimental ini, sebelumnya meluncurkan Andon Café dengan konsep unik di mana manusia tetap menjadi barista yang melayani pelanggan dari jarak beberapa meter, menerima pesanan dan meracik kopi secara manual. Hanna Petersson dari Andon Labs mengungkapkan eksperimen ini dirancang untuk mengeksplorasi pertanyaan etis saat bot diberi instruksi dasar: menjalankan bisnis secara menguntungkan, bersikap baik, dan mencari solusi teknis operasional sambil meminta bantuan bila diperlukan....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPenembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
OtomotifDua orang pelaku remaja tewas setelah diduga melakukan bunuh diri dengan menembak diri sendiri dalam insiden penembakan di sebuah tempat ibadah. Biro Investigasi Federal (FBI) telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk membantu penyelidikan atas peristiwa yang menewaskan seorang petugas keamanan bernama Amin....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaTrump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
OtomotifIran menegaskan program nuklirnya sepenuhnya berada di bawah kendali sendiri. Pernyataan itu disampaikan Teheran dalam merespons perkembangan terbaru di kawasan....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Borneo FC Tertahan 0-0, Gagalkan Hattrick Persib Meredup
- Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
- Nyamuk Wolbitos Senjata Brasil Lawan Demam Berdarah
- Honda Bangun Ulang Kejayaan, Manajer Aprilia Dibajak
- Kereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
Artikel Terbaru
Jorge Jesus Sebut Luka Al Nassr Bisa Diobati
Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
Putin Temui Xi Jinping Bahas Kerja Sama Strategis
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
Tautan Sahabat
- Irjen Kalingga Rendra Raharja Resmi Jabat Kapolda NTB
- Insentif Guru Non-ASN Naik Jadi 365 Ribu Orang
- BPK Tegaskan Kewenangan Hitung Kerugian Negara
- Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata 12,5 Persen
- Peserta PBI Rasakan Manfaat Program JKN Tanpa Khawatir Biaya
- Nilai Matematika TKA SMA 36,10, Pembelajaran Perlu Dibbenahi
- Pemerintah dan Muhammadiyah Potensi Rayakan Idul Adha Bersamaan
- Pengamat Sebut MBG Beban Fiskal, Ambar: Pemikiran Keblinger
- Majelis Etik Pertanyakan Lolosnya Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
- Peringatan Dini 6 Ibu Kota Jawa: Jakarta, Semarang, Jogja Hujan