Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Kesehatan19 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/48upsgnvn.html
Artikel Terkait
Apple Berlakukan Aturan Baru untuk Aplikasi Judi Brasil
KesehatanApple mewajibkan aplikasi dengan fitur fixed-odds betting atau taruhan peluang tetap memiliki lisensi resmi dari Secretariat of Prizes and Bets (SPA), lembaga resmi pemerintah Brasil, agar tetap tersedia di platform Apple. Aturan ini berlaku bagi aplikasi yang memiliki fitur perjudian dan ditandai dengan jawaban "Yes" pada pertanyaan terkait gambling di formulir age rating....
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp17.500, Harga Pangan-Elektronik-Obat Melonjak
KesehatanIbrahim mencontohkan, harga yang sudah pasti naik yaitu barang elektronik, obat-obatan, pupuk, serta komoditas pangan seperti kedelai hingga gandum. Terdapat komponen di pupuk yang masih impor yakni jenis NPK, Kalium (KCl), dan bahan baku fosfor....
Baca SelengkapnyaKaesang dan Akbar Himawan Dukung Reynaldo Bryan Maju Ketum HIPMI
KesehatanReynaldo menginisiasi "Malam Kolaborasi Daerah" sebagai ajang silaturahmi akbar yang menjadi panggung pembuktian visi Calon Ketua Umum (Caketum) BPP dengan semangat "Kolaborasi Daerah untuk Indonesia". Dukungan solid mengalir deras melalui kehadiran belasan pimpinan BPD (Badan Pengurus Daerah) dan tokoh muda nasional yang memenuhi acara tersebut....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pre-Order MacBook Neo Indonesia Dibuka 15 Mei 2026
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- Pernyataan Prabowo soal Dolar Dinilai Menyesatkan dan Menggelikan
- Penguatan Konektivitas Dagang Indonesia-ASEAN-China
- 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
- Pelemahan Rupiah Dongkrak Ekspor Tambang dan Perkebunan
Artikel Terbaru
iOS 27 Hadirkan Fitur AI Canggih untuk Kamera
Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
IHSG Anjlok 1,43%, Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar
Tautan Sahabat
- Iran Perluas Blokade Selat Hormuz ke Perairan UEA
- Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
- Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
- Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal di Selat Hormuz
- Mahasiswi PhD Tewas Dibius dan Diperas Video Tak Senonoh
- Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
- Bea Cukai Buka 8 Poin Soal Pemeriksaan Kartu Pokemon
- Ekonomi Israel Minus 3,3 Persen Akibat Perang Lawan Iran
- Donasi Orangutan Indonesia-Jepang Tembus Rp1,1 Miliar