Lokasi: Pendidikan >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Pendidikan87642 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4446ed7nb.html
Sebelumnya: Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Berikutnya: Calvin Dores Jual Mata demi Masa Depan Anak
Artikel Terkait
50 Ucapan Idul Adha 2026 Penuh Doa untuk Medsos
PendidikanUmat Muslim melaksanakan ibadah kurban di hari penuh berkah sebagai wujud syukur dan kepedulian terhadap sesama. Banyak orang menyampaikan ucapan sebagai bentuk doa, harapan, dan rasa syukur di hari suci ini....
Baca SelengkapnyaModel Dibegal di Tol Kebon Jeruk, Kritis
PendidikanKondisi model Ansy dikabarkan masih kritis setelah mengalami luka bacok di bagian kepala akibat dikeroyok kawanan bersenjata tajam di Jakarta Barat. Zara, seorang freelance make up artist (MUA) yang biasa menangani photoshoot model, menyampaikan kabar terbaru kepada Tribun pada Senin (18/5/2026)....
Baca SelengkapnyaLBH Jakarta Desak Polda Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
PendidikanFadhil menegaskan warga yang diduga melakukan tindak pidana tetap harus dipandang sebagai subjek hukum yang memiliki hak konstitusional dan hak asasi manusia, termasuk hak atas proses hukum yang adil. “Dalam negara hukum yang demokratis, kepolisian bukan institusi perang....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Jaga Pasokan LPG
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai Dua Grogol Jakbar
- Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
- Anta Ginting Dorong Pengusaha Lokal Jadi Pilar Ekonomi Jaktim
- Prakiraan Cuaca BMKG: Puncak Jaya dan Intan Jaya Berawan
- Pemuda Tewas di Biliar Jakbar Saat Lindungi Pacar
Artikel Terbaru
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Pramono Klaim Jakarta Kota Teraman Nomor Dua ASEAN
Ribuan Warga Padati Ragunan Saat Libur Panjang
Polisi Beberkan Alur Distribusi Ekspor Ilegal Motor Jaksel
Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
Pelaku Jambret WN Polandia di Menteng Ditangkap, Damai
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Papua Barat: Pegunungan Arfak Hujan Ringan
- Bripka Arya Gugur Ditembak, Istri Kenang Sikap Romantisnya
- Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi Manusia Silver Todong Pisau
- Polisi Tewas Tabrak Truk Parkir Rusak di Konawe
- Istri Sayat Leher Suami 17 Jahitan gegara Selingkuh Terbongkar
- Kiai Ponorogo Tersangka, Dicabuli 11 Santri Laki
- Keluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
- Prakiraan Cuaca Sulsel 19 Mei 2026: Mayoritas Hujan
- Anak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu
- Pemilik Warung Nonhalal Sukoharjo Tolak Hapus Menu Babi