Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner566 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/42tv7ga3h.html
Artikel Terkait
Bhayangkara Presisi ke Final AVC Champions 2026
KulinerBhayangkara Presisi menang tiga set langsung atas Hyundai Skywalkers asal Korea Selatan di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak pada semifinal, Jumat (15/5/2026). Dengan dukungan penuh publik Indonesia, tim voli putra kebanggaan Tanah Air itu menekuk lawan dengan skor 25-23, 27-25, dan 25-23 dalam tempo kurang dari 90 menit....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaLansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Kulinerdr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
KulinerPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- FIBA Tunjuk XTB sebagai Sponsor Global Piala Dunia Basket
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Artikel Terbaru
VAR Digunakan di 273 Laga Liga 2 Championship 2025/26
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Neymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Tautan Sahabat
- Ketum NOC Temui Menkeu Bahas Anggaran Atlet
- Digiland Run 2026 Hadirkan Half Marathon 21K Ramah Lingkungan
- Malaysia Masters 2026: Hanya Lanny/Apriyani ke 16 Besar
- Megawati Main Semusim Penuh di Liga Voli Korea
- 49 Offroader Ramaikan Kejurnas Adventure Offroad Kalteng 2026
- Ducati Coba Bangkit di MotoGP Catalunya 2026, Jumat
- Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Bagnaia Frustrasi, Start Pukul 20.00 WIB
- JBP Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
- Martin Cs Berpeluang Lanjutkan Estafet Espargaro
- Rexy Mainaky Target All Malaysian Finals Malaysia Masters 2026