Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan831 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/426vm98yb.html
Artikel Terkait
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
PendidikanLagu Babak Terakhir kembali populer di 2026 setelah pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode dan menjadi tren digital. La Ode Raimudin atau Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara yang memulai karier sebagai komika sebelum sukses menjadi aktor dan penyanyi-penulis lagu....
Baca SelengkapnyaPromo Alfamart, Indomaret, Superindo: Minyak Goreng Rp43.900
PendidikanMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang bulan Ramadhan 2024 di Indonesia. Langkah ini diambil untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama di tengah fluktuasi harga komoditas seperti beras dan minyak goreng....
Baca SelengkapnyaMenkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
PendidikanMenteri Keuangan Purbaya mengumumkan intervensi harian senilai Rp 2 triliun di pasar obligasi negara untuk menstabilkan pasar keuangan. Langkah intervensi ini disampaikan Menkeu Purbaya usai mengadakan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (18/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
- Susukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk
- Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
- Menlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
- IHSG Ambrol 4,26 Persen ke 6.436, 719 Saham Rontok
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
Medela Potentia Bagikan Dividen Rp176 Miliar di RUPST
iCloud+ Dapatkan Fitur Hide My Email Lebih Praktis
ParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
Tautan Sahabat
- Pengacara Sesalkan Tuntutan Ringan 3 Oknum TNI Pembunuh
- BGN Minta Waspada Penipuan Modus Jual-Beli Lokasi SPPG
- 50 Kupon Daging Kurban Idul Adha 2026 Siap Edit
- BNI dan PBSI Sukses Antarkan Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026
- Bamsoet Tekankan Peran Kebangsaan di HUT ke-8 Motor Besar
- TAUD Laporkan Majelis Hakim Kasus Andrie Yunus
- Ketua Komisi II DPR Minta Juri LCC MPR Kalbar Di-blacklist
- Ucapan Kenaikan Yesus Kristus 2026 Lengkap Sejarah Makna
- BSI Scholarship Dibuka untuk 5.250 Pelajar dan Mahasiswa
- Proses Pemilihan Ketua Umum PPP Diungkap Eks Pimpinan Sidang