Lokasi: Gaya Hidup >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Gaya Hidup656 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/3ozkn124j.html
Artikel Terkait
Apple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
Gaya HidupApple menghadirkan iklan berbayar di aplikasi Apple Maps melalui pembaruan iOS 26. 5 dengan fitur baru bernama Suggested Places....
Baca SelengkapnyaPolda Metro Dalami Prostitusi Anak, Minta Warga Lapor
Gaya HidupKombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengungkapkan pihak kepolisian masih mendalami informasi dugaan praktik prostitusi di Jakarta dan sekitarnya. Penanganan kasus ini melibatkan Direktorat PPA/PPO, Direktorat Siber, serta Polres Metro Jakarta Selatan....
Baca SelengkapnyaDitpolairud Tangkap dan Lepas Liarkan 180 Ikan Napoleon
Gaya HidupTim Subdit Gakkum Ditpolairud mengungkap kasus pemanfaatan ikan dilindungi tanpa dokumen perizinan berdasarkan laporan masyarakat. AKBP Bungin Masokan Misalayuk menyatakan pengungkapan bermula dari dugaan aktivitas ilegal di perairan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahir Dua Juara Baru
- Helita Digital: Kesiapan OPD Kunci Respons Aduan Masyarakat
- Pendeta Abraham: Kenaikan Yesus Bukan Sekadar Seremoni
- Jambret Incar Wanita Usai Keluar ATM di Senayan
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
- Tampang Taufik Gembel, Begal Sadis Palmerah Ditangkap
Artikel Terbaru
Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
SMAN 112 Jakarta Perkuat Mitigasi Dua Tahun Pascakebakaran
Memilah Sampah Berat, Zulhas Sebut Bisa Jadi Listrik
Polisi Bubarkan Balap Liar di Taman Mini Jakarta Timur
DM Instagram Tak Terenkripsi, Privasi Pengguna Dipertanyakan
Polda Metro Dalami Prostitusi Anak, Minta Warga Lapor
Tautan Sahabat
- Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
- Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
- Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
- Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi