Lokasi: Properti >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Properti5583 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/3ccu2yo2w.html
Artikel Terkait
WhatsApp Rilis Incognito Chat dengan Meta AI
PropertiMeta resmi meluncurkan fitur percakapan pribadi berbasis AI yang memungkinkan pengguna membahas topik sensitif tanpa khawatir data bocor. Seluruh proses kecerdasan buatan dilakukan melalui Trusted Execution Environment, yaitu lingkungan pemrosesan aman yang memastikan pesan tidak dapat diakses oleh Meta sendiri....
【Properti】
Baca SelengkapnyaDokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
PropertiRetinopati diabetik sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal sehingga banyak pasien tidak menyadari sampai penglihatan mulai terganggu. Bahkan jika terlambat ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan gangguan penglihatan permanen hingga kebutaan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaLemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Propertidr Agus mengungkapkan bahwa lansia sering tidak menunjukkan gejala khas saat mengalami hipoglikemia, berbeda dengan orang muda yang biasanya merasakan pusing atau keringat dingin. Kondisi diam ini justru berbahaya karena keluarga kerap terlambat menyadari penurunan drastis gula darah pada lansia....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ruang Perawatan Al Nassr Makin Sesak, Kondisi Memburuk
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Artikel Terbaru
PBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Tautan Sahabat
- Neymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
- Unai Emery Samai Rekor Ancelotti dan Mourinho
- Emerse Fae Target Kejutan Piala Dunia 2026
- VAR Digunakan di 273 Laga Liga 2 Championship 2025/26
- Haaland Bersandar Lesu di Tiang Gawang saat City Juara FA
- Enrique Riquelme Siapkan Dana Rp3,9 Triliun Lawan Florentino Perez
- Dick Advocaat: Pelatih Tertua Piala Dunia Timnas Curacao
- Cinta Lamine Yamal di Parade Barcelona, Palestina
- 3 Laga Spanyol Tanpa Yamal, Comeback di Fase Gugur
- Casemiro Diganti, Gelandang Serie A Segera ke Manchester United