Lokasi: Teknologi >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Teknologi4 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/36tjaudfb.html
Artikel Terkait
Mesir Perkuat Pertahanan Udara Arab Saudi, UEA, Kuwait
TeknologiMedia Israel melaporkan pengerahan sistem pertahanan udara Ammon oleh Mesir, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA) untuk memperkuat kemampuan negara-negara Teluk menghadapi ancaman rudal jelajah dan drone. Sistem Ammon menggabungkan rudal permukaan-ke-udara, meriam anti-pesawat, jaringan radar, dan sistem pengendalian tembakan modern....
Baca SelengkapnyaKereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
TeknologiFrekuensi pengiriman kereta barang dari China ke Eropa melonjak drastis akibat konflik yang memicu blokade di jalur laut. Menurut sumber logistik internasional yang dikutip dari Bloomberg, kereta tersebut melintas melewati wilayah Kazakhstan dan Turkmenistan sebelum akhirnya masuk ke Iran....
Baca SelengkapnyaRusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
TeknologiPresiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melalui akun Telegram pada 17 Mei menyampaikan pernyataan terkait serangan rudal besar-besaran yang menewaskan sedikitnya 52 orang dan melukai 346 orang, termasuk 22 anak-anak. Serangan tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada banyak bangunan dan menimbulkan korban jiwa di kalangan warga sipil....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Serangan Drone Dekati Infrastruktur Nuklir UEA, Alarm Konflik Baru
- Jepang Selidiki Warganya Terkait Prostitusi Anak di Indonesia
- Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Akhir Penantian Indonesia
- Pemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
Artikel Terbaru
Rashford Kerasan di Barcelona, Ogah Pulang ke MU
WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
Persediaan Senjata AS Menipis, Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun
Xi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah
Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
Trump Tunda Serangan Iran atas Permintaan Negara Teluk
Tautan Sahabat
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung