Lokasi: Kuliner >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Kuliner4317 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/334ga3mx2.html
Artikel Terkait
Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
KulinerGoogle menghapus sejumlah fitur kesehatan dan kebugaran dari aplikasi Google Fit berdasarkan laporan 9to5Google yang dipublikasikan pada 7 Mei 2026. Perubahan ini mencakup fitur tidur, kebugaran, kesehatan, hingga fitur sosial yang selama ini tersedia di aplikasi....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
KulinerPemerintah menyiagakan puluhan rumah sakit rujukan dan memperketat pengawasan di pintu masuk negara untuk mendeteksi dini masuknya varian virus berbahaya. Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengungkapkan pemerintah telah membangun sistem deteksi yang tersebar di berbagai wilayah strategis sebagai bagian dari sistem ketahanan kesehatan nasional yang dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaDiet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
KulinerPenurunan berat badan drastis tanpa pengawasan dokter justru bisa membuat tubuh terlihat lesu, lemas, dan tampak seperti orang sakit, karena massa otot ikut hilang. Dokter Spesialis Gizi Klinik RSU Bhakti Asih, dr....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Tim Voli Wahana Kuningan Incar Gelar Juara U-19
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Reddit Blokir Akses Web Ponsel, Paksa Unduh Aplikasi
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Artikel Terbaru
Apple dan Intel Kembali Jalin Kerja Sama
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Evo Morales Terancam Ditangkap Usai Mangkir Sidang
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Tautan Sahabat
- Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS
- Trump Pilih Mahmoud Ahmadinejad Pimpin Iran Pasca Perang
- Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon
- Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
- Dubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
- Elon Musk dan 17 Bos AS Temui Xi Jinping di China
- Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
- Xi Jinping Sambut Putin, Rusia-China Makin Erat
- Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
- Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko