Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan699 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2yleu070g.html
Artikel Terkait
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
PendidikanLagu All Too Well menjadi bagian dari album studio keempat Taylor Swift yang bertajuk Red. Big Machine Records merilis album tersebut pada 22 Oktober 2012....
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
PendidikanDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
PendidikanPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Unmul Juara Campus League Samarinda, Lolos ke The National Jakarta
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Senat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Artikel Terbaru
Alex Marquez Operasi, Absen MotoGP Catalunya 2026?
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Tautan Sahabat
- Kunlavut dan Chen Yufei incar back to back Thailand Open
- Jumpa Pasangan Muda China, Fajar/Rian Uji Nyali di Thailand Open
- Leo/Daniel Comeback, Sabar/Reza Mundur di Thailand Open 2026
- Diggia Juarai MotoGP Catalunya 2026 yang Chaos
- Syabil Umar Basalamah Juara 1 Usai Senggolan dan Fastest
- Cavaliers Hajar Pistons, Lolos ke Final Wilayah Timur
- Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Bagnaia Frustrasi, Start Pukul 20.00 WIB
- Dhinda Hadapi Ratchanok Usai Lolos Malaysia Masters
- Red Flag MotoGP Catalunya: Kecelakaan Horor Marquez-Acosta
- Vanja Bukilic Kembali ke Red Sparks Liga Voli Korea