Lokasi: Kesehatan >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Kesehatan189 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2yi2ruvgm.html
Artikel Terkait
Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia
KesehatanClaudio Ranieri menyatakan kesiapannya menangani timnas Italia setelah mengakhiri masa kebebasannya tanpa kontrak. Mantan pelatih AS Roma itu sebelumnya menjabat sebagai kepala pelatih Serigala Ibukota pada tahun 2024 hingga musim panas 2025, dengan sukses membawa tim finis di peringkat 5 klasemen dari posisi ke-16 dan raihan rasio kemenangan 2,03 poin per laga dari 36 pertandingan....
Baca SelengkapnyaAwal Mula Kasus Pencabulan Santri Ponorogo Terbongkar
KesehatanKasus pencabulan kembali terjadi di lingkungan pondok pesantren di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Pimpinan ponpes di Kecamatan Jambon berinisial JYD telah ditetapkan sebagai tersangka pencabulan terhadap santri dan saat ini ditahan di Rutan Kelas IIB Ponorogo....
Baca SelengkapnyaART Tersangka Kematian Bocah 11 Tahun Akibat Pengobatan Mistik
KesehatanKorban berinisial AA, warga Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, meninggal dunia pada Rabu malam (13/5/2026) setelah menjalani praktik pengobatan mistis oleh seorang pelaku. Awalnya korban mengalami sakit, lalu pelaku menawarkan diri untuk menyembuhkan korban melalui praktik mistis yang justru berujung pada kematian korban....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Iran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru
- Penjual Tempe di Pacitan Dirujuk Usai Disiram Air Keras
- Polisi Ekshumasi Jenazah Bocah Korban Ibu Tiri di Siak
- Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Hujan Ringan Dominasi Rabu Ini
- Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
- Kronologi Wagub Sumbar Kecelakaan Tunggal di Solok
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
Ayah Pengangguran di Padang Aniaya Bayi 2 Tahun
Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Kalbar Diminta Diulang
Pemkab Kuningan Bela Anggaran iPhone Rp200 Juta untuk Konten
Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian
Kecelakaan Lalu Lintas Picu Konflik Wamena, Warga Mengungsi
Tautan Sahabat
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot