Lokasi: Teknologi >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Teknologi28 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2uz3eg045.html
Artikel Terkait
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
TeknologiPelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai memberikan tekanan besar terhadap sejumlah sektor industri, seperti otomotif, elektronik, petrokimia, hingga farmasi. Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya tensi geopolitik global, lonjakan harga minyak dunia, dan tingginya kebutuhan dolar AS di dalam negeri....
Baca SelengkapnyaDiggia Goda Rossi, Ancang-Ancang ke KTM MotoGP 2027
TeknologiValentino Rossi melontarkan candaan kepada Fabio Di Giannantonio (Diggia) setelah pembalapnya itu memenangi MotoGP Catalunya 2024. "Yakin mau pergi meninggalkan kami?" ujar Rossi sambil tertawa, dikutip dari laman resmi MotoGP....
Baca SelengkapnyaAmna Al Qubaisi, Pebalap Perempuan Tunggal di Porsche Carrera Cup Asia
TeknologiAmna mengaku mulai mengenal dunia balap karena ingin dekat dengan sang ayah yang juga seorang pebalap. "Saya mulai cukup terlambat, pada usia 14 tahun....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- El Rumi Ucapkan Selamat untuk Al Ghazali yang Jadi Ayah
- 24 Atlet Dunia Debut Red Bull Cliff Diving di Bali
- Klasemen MotoGP 2026: Diggia Kagetkan Bezzecchi dan Martin
- Mandalika Tunjuk Ananda Mikola Sebagai Direktur Utama
- Lapas Cilegon Sediakan Pojok Pelayanan Remisi dan PB
- Usyk Siapkan Strategi Khusus Hadapi Gaya Kickboxer Verhoeven
Artikel Terbaru
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Daftar Pemain Timnas MLBB Asian Games 2026: Full Alter Ego
Leo/Daniel Tumbang di Malaysia Masters 2026
Kunlavut dan Chen Yufei incar back to back Thailand Open
Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
Malaysia Masters 2026: 7 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar
Tautan Sahabat
- IDAI Ingatkan Risiko Dehidrasi Anak di Ruang AC
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung