Lokasi: Hikmah >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Hikmah47 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2pcbh1roh.html
Artikel Terkait
Lamine Yamal Dibela PM Spanyol Usai Kibarkan Bendera Palestina
HikmahLamine Yamal menuai kontroversi besar setelah aksinya merayakan gelar bersama Timnas Spanyol dianggap mencemarkan sepak bola dengan politik. "Yamal sering menggunakan sepak bola sebagai ekspresi posisi politiknya," demikian pernyataan yang dikutip dari Middleeastmonitor....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaDubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
HikmahDagmar Gonzalez menekankan pentingnya kerja sama Pemerintah Kuba dengan Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam pertemuan tersebut, Hasto menjelaskan bahwa kolaborasi dengan BRIN tidak hanya mencakup bidang kesehatan, seperti pengembangan obat kanker dan vaksin halal, tetapi juga mendorong kerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan beberapa rumah sakit, termasuk RS Harapan Kita dan RS Pusat Otak Nasional (RS PON)....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPolisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
HikmahSeorang mahasiswi asal Indonesia berinisial DNF (22) ditemukan tewas di apartemennya di Jepang setelah diduga mengalami keguguran. Kasus ini terungkap setelah DNF mengaku kepada seorang kenalannya bahwa dirinya sedang hamil dan mengalami keguguran....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Real Madrid Incar Gelandang Incaran Pep Guardiola
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
- Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
- Erupsi Gunung Dukono Tewaskan Pengantin Baru di Halmahera
- Sevilla vs Real Madrid: Laga Penentu Degradasi Los Nervionenses
- Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat
Artikel Terbaru
Duel Al Nassr vs Damac Tinggal 2 Hari, Wasit Belum Ada
Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
Netanyahu Murka pada Menteri yang Siksa Relawan Flotilla
Perang Iran Dorong Jerman Mendekat ke Negara Teluk
Antonio Blanco Jr Belajar Memanah untuk Serial Asmara Asrama
Tiga Negara Uni Eropa Desak Sanksi untuk Menteri Israel
Tautan Sahabat
- Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Diduga Korsleting
- Warga Pasir Jaya Bogor Tewas Digigit Ular Weling
- Keluarga Ungkap Korban Tewas di Biliar Jakbar demi Lindungi Pacar
- 1.500 Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus di Katedral
- 3 Jambret WNA di Bundaran HI Ternyata 120 Kali Beraksi
- BMKG: Cerah di Jakarta, Hujan di Bogor dan Bekasi
- Dokter Forensik Dicecar Soal Waktu Kematian Korban
- Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Tewas Terbakar
- Pasar Taman Puring Diratakan, Pedagang Tagih Janji Pramono
- Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai