Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup96 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2nsh7ess4.html
Artikel Terkait
Kejatuhan Fatal Liverpool sebagai Juara Bertahan Liga Inggris
Gaya HidupKekalahan Liverpool 2-4 dari Aston Villa di kandang lawan membuat pelatih asal Belanda itu dicap sebagai biang kerok utama kejatuhan performa tim tamu. Berawal dari skema sepak pojok yang rapi, Morgan Rogers melepaskan tembakan yang menjebol jala gawang The Reds....
Baca SelengkapnyaProtein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
Gaya HidupDosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dr. Yulia Afrina Nasution, M....
Baca SelengkapnyaLemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Gaya Hidupdr Agus mengungkapkan bahwa lansia sering tidak menunjukkan gejala khas saat mengalami hipoglikemia, berbeda dengan orang muda yang biasanya merasakan pusing atau keringat dingin. Kondisi diam ini justru berbahaya karena keluarga kerap terlambat menyadari penurunan drastis gula darah pada lansia....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ayu Ting Ting Dicecar Ivan Gunawan Soal Gandengan Pria
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Dani Carvajal Resmi Tinggalkan Real Madrid, Akhir Era Emas
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Tautan Sahabat
- Spotify Luncurkan Party of the Years di Ultah ke-20
- Google-Meta Tingkatkan Kualitas Instagram di Android
- Sony Resmi Rilis Jadwal Peluncuran Xperia 1 VIII
- Disney+ dan Hulu Dapat Tiga Fitur Baru Resmi
- AS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
- Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
- Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
- Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
- Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
- Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+