Lokasi: Berita >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Berita358 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2kq7fjsps.html
Sebelumnya: Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
Berikutnya: Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
Artikel Terkait
10 Tim Basket SMA Berebut Tiket Asia Pasifik di Singapura
BeritaTurnamen bola basket pelajar ini menjadi panggung bagi pebasket muda Indonesia untuk memperebutkan tiket tampil di kejuaraan bola basket Asia Pasifik di Singapura. Kompetisi edisi kedua tersebut akan berlangsung di MS Sport Arena BSD, Tangerang Selatan, pada 13–17 Mei 2026....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
BeritaSebanyak 25 anggota parlemen menyatakan menolak, sementara sembilan anggota memutuskan untuk abstain dalam pemungutan suara di tingkat parlemen. Pasca putusan ini, langkah selanjutnya adalah membawa kasus tersebut ke Senat....
【Berita】
Baca SelengkapnyaNyamuk Wolbitos Senjata Brasil Lawan Demam Berdarah
BeritaPerubahan iklim mempercepat penyebaran virus dengue di wilayah selatan negara yang sebelumnya jauh lebih dingin dan bebas dari penyakit tersebut, demikian pernyataan ilmuwan Luciano Moreira (59 tahun) kepada AFP. Pabrik pembiakan nyamuk terbesar di dunia yang dijuluki "wolbitos" dari bakteri Wolbachia yang disuntikkan ke tubuh nyamuk berada di kota Curitiba, tempat para pekerja berkeringat deras di ruang pembiakan bersuhu ideal untuk Aedes aegypti yang ditempatkan di kandang besar bercahaya terang berbahan kain transparan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Gaji Megawati Rp1,7 M Lebih Tinggi dari Jordan Wilson
- Operasi Udara Israel Targetkan Pemimpin Tertinggi Hamas
- Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
- Turki Incar Investor Asing di Tengah Konflik Iran
- Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps
- Polisi Jepang Tangkap Dua Penyusup Kandang Monyet Viral
Artikel Terbaru
I.League Siapkan Skema Baru, Kompetisi Sepakbola Lebih Padat
Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
Saudi Perketat Pengawasan Haji 2026, Jemaah Ilegal Kena Denda Rp426 Juta
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
AS Desak Iran Penuhi 5 Tuntutan Baru, Uranium Jadi Taruhan
Tautan Sahabat
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya