Lokasi: Otomotif >>
Verifikasi Rapor SPMB Jatim 2026 Dibuka Hari Ini
Otomotif31 Dilihat
RingkasanProgram Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk lulusan SMP/MTs sederajat yang ingin melanjutkan ke SMA dan SMK negeri di Jawa Timur tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai dengan tahap verifikasi nilai rapor oleh calon murid baru pada 18 Mei 2026. Verifikasi nilai rapor ini berlangsung hingga 21 Mei 2026 melalui laman resmi, di mana nilai rapor semester 1 hingga semester 5 menjadi dasar seleksi pada beberapa jalur penerimaan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tata-Cara-Verifikasi-Rapor-SPMB-Jatim-2026.jpg)
Program Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk lulusan SMP/MTs sederajat yang ingin melanjutkan ke SMA dan SMK negeri di Jawa Timur tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai dengan tahap verifikasi nilai rapor oleh calon murid baru pada 18 Mei 2026. Verifikasi nilai rapor ini berlangsung hingga 21 Mei 2026 melalui laman resmi, di mana nilai rapor semester 1 hingga semester 5 menjadi dasar seleksi pada beberapa jalur penerimaan.
Pendaftaran dibagi dalam empat tahap utama secara daring. Tahap pertama untuk Jalur Domisili SMA/SMK dibuka pada 11-12 Juni 2026. Tahap kedua diperuntukkan bagi Jalur Afirmasi, Jalur Mutasi Orang Tua/Wali, dan Jalur Prestasi Hasil Lomba SMA/SMK pada 17-18 Juni 2026. Tahap ketiga khusus Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA pada 24-25 Juni 2026, sedangkan Tahap keempat untuk Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi. Verifikasi rapor menjadi perhatian penting bagi calon peserta didik karena kesalahan data nilai dapat memengaruhi proses seleksi nantinya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2bust3rbj.html
Artikel Terkait
Persib Vs Borneo FC, I.League Kritik Wasit dan Trofi
OtomotifPersaingan ketat di papan atas dan papan bawah I. League membuat kualitas kepemimpinan wasit menjadi sorotan....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaProfil Darren Bazeley, Pelatih Selandia Baru di Piala Dunia 2026
OtomotifDarren Bazeley akan mencatat sejarah unik di dunia sepak bola internasional sebagai pelatih pertama yang memimpin tim di empat ajang utama FIFA berbeda. Pria asal Northampton itu sukses mengantar Selandia Baru memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah menjuarai kualifikasi zona Oseania....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaBosnia Panggil 26 Pemain Piala Dunia 2026, Dzeko dan Rekan Idzes Masuk
OtomotifBosnia memaksimalkan kuota 26 pemain untuk berjuang dalam turnamen sepak bola empat tahunan ini. Dari sekian banyak nama yang dibawa, beberapa sosok populer masih cukup akrab bagi penggemar sepak bola....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Al Nassr Santai, Al Hilal Tegang Ditinggal Inzaghi
- Napoli Siapkan Rp899 Miliar Usai Lolos Liga Champions
- Taisei Marukawa Beri Kode Siap Dinaturalisasi untuk Timnas
- Pesepakbola Muda Indonesia Dibina ala Barcelona, Mimpi ke Eropa
- Dede Sunandar Talak 3 Hertatum via Telepon Tanpa Bismillah
- Arrowhead Stadium Disulap FIFA untuk Piala Dunia 2026
Artikel Terbaru
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
Thom Haye Gol Indah Bawa Persib Ungguli PSM 0-1
PSG Pemanasan Sempurna Setara Laga Champions, Arsenal Jadi Sasaran
Pedro Brito Bawa Tanjung Verde Lolos Piala Dunia 2026
Jon Mathias Soroti Etika Krisna Murti sebagai Pengacara Ammar Zoni
Curacao Tunjuk Dick Advocaat 30 Hari Jelang Piala Dunia 2026
Tautan Sahabat
- Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
- Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps
- Google Perluas Fitur Mirip AirDrop ke OPPO, Xiaomi
- Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
- Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 10 Mei: Pemain 117 OVR
- Kode Redeem ML Terbaru 12 Mei 2026 Gratis
- Instagram Rilis Fitur Instants, Mirip Snapchat
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
- Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik