Lokasi: Kesehatan >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Kesehatan81182 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2agidlhca.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
KesehatanLagu 8 Letters dari grup Why Don't We kembali viral di aplikasi TikTok dengan kutipan lirik 'when I close my eyes. It's you there in my mind'....
Baca SelengkapnyaPuan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
KesehatanPuan Maharani mendesak mitigasi dini terhadap Hantavirus mengingat potensi penyebarannya perlu diwaspadai. Ketua DPR RI itu meminta seluruh stakeholder tidak menganggap remeh ancaman virus tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (12/5/2026)....
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
KesehatanPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pemuda Lampung Ngaku Dibegal, Jual Motor Hindari Cicilan
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Jumat 15 Mei 2026: Hujan Ringan
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Butet Kartaredjasa Orasi di Titik Nol Yogya Peringati Reformasi
Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
Tautan Sahabat
- Leo Daniel Akui Masih Kagok di Thailand Open 2026
- Megawati Bela Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026/2027
- Russell Kalahkan Antonelli di Sprint F1 GP Kanada
- Megawati Disenggol Jordan Wilson, Hillstate Pede Gebrak Liga Voli
- Bukilic Jadi Pemain Tertinggi di Liga Voli Korea
- Syabil Umar Basalamah Juara 1 Usai Senggolan dan Fastest
- Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Aprilia Makin Dominan
- Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
- Novak Djokovic Angkat Pelatih Baru Jelang Roland Garros
- Rexy Mainaky Target All Malaysian Final di Malaysia Masters 2026