Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Hikmah11 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/247u8sybb.html
Artikel Terkait
Hattrick Messi Dibatalkan MLS, Tertinggal Enam Trigol dari Ronaldo
HikmahLionel Messi gagal mencetak hattrick ke-61 dalam karier profesionalnya setelah MLS menganulir gol ketiganya pada laga Inter Miami melawan FC Cincinnati di Ohio. Dalam pertandingan tersebut, Messi awalnya dianggap mencetak tiga gol setelah dua gol pertama membawa timnya unggul....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaTidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
HikmahDokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Dony Yugo Hermanto, Sp....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
HikmahDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pesepakbola Muda Indonesia Dibina ala Barcelona, Mimpi ke Eropa
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Al Nassr Santai, Al Hilal Tegang Ditinggal Inzaghi
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik