Lokasi: Berita >>
Cek Status Pra SPMB Kota Tangerang 2026 Sekarang
Berita19563 Dilihat
RingkasanPendaftaran untuk calon murid kelas 1 SD dan kelas 7 SMP tahun ajaran 2026/2027 dibuka melalui mekanisme seleksi daring dan bertahap. Tahap pra pendaftaran ini menjadi langkah awal yang wajib diikuti setiap calon peserta didik sebelum mengikuti proses seleksi jalur penerimaan utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pra-SPMB-Kota-Tangerang-2026.jpg)
Pendaftaran untuk calon murid kelas 1 SD dan kelas 7 SMP tahun ajaran 2026/2027 dibuka melalui mekanisme seleksi daring dan bertahap. Tahap pra pendaftaran ini menjadi langkah awal yang wajib diikuti setiap calon peserta didik sebelum mengikuti proses seleksi jalur penerimaan utama. Dalam tahap tersebut, calon murid diminta mengisi biodata, mengunggah dokumen persyaratan, hingga melakukan verifikasi data untuk memperoleh Personal Identification Number (PIN) yang digunakan saat pendaftaran resmi.
Untuk jenjang SMP, pra pendaftaran berlangsung mulai 13 April 2026 pukul 08.00 WIB hingga 5 Juli 2026 pukul 16.00 WIB. Seluruh proses dilakukan secara online melalui laman resmi Dinas Pendidikan. Calon murid juga diminta rutin mengecek status data pendaftaran mereka melalui fitur “Lihat Data” untuk memastikan dokumen dan data yang diunggah telah diverifikasi, sehingga peserta dapat memperoleh nomor pendaftaran dan PIN tanpa kendala.
Pendaftaran resmi untuk jenjang SD dijadwalkan mulai 2 Juni 2026, sedangkan jenjang SMP mulai dibuka pada 19 Juni 2026. Tahap ini menjadi syarat penting agar calon murid dapat mengikuti seluruh jalur penerimaan yang tersedia pada tahun ajaran 2026/2027.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/23nlwrorl.html
Artikel Terkait
Sarwendah Sindir Isu Pesugihan Gunung Kawi di Media Sosial
BeritaSarwendah menyoroti bagaimana namanya terus-menerus dijadikan clickbait oleh pihak tertentu, sekaligus menanggapi isu miring terkait tudingan pesugihan yang sempat menghebohkan publik. Dalam unggahan pertamanya, ibu tiga anak ini tampak pasrah dengan eksploitasi namanya yang tak kunjung berhenti....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIHSG Anjlok 1,43%, Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar
BeritaSebanyak 456 saham mengalami penurunan, 192 saham menguat, dan 166 saham stagnan dalam perdagangan hari ini. Indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International) menjadi kompas utama bagi manajer dana asing dalam alokasi investasi global....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun, Melonjak 87 Persen
BeritaPT Pegadaian mencetak laba bersih sebesar Rp4,38 triliun pada tahun 2025, tumbuh 87,2 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,34 triliun. Pencapaian ini didorong strategi bisnis adaptif dan ekspansi agresif ekosistem emas....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kronologi Neuer Kembali ke Timnas Jerman Panggilan Nagelsmann
- IHSG Ambrol 3,37 Persen pada 21 Mei 2026
- Ekonomi Tumbuh, Kesejahteraan Stagnan, Ancaman MIT Masih Nyata
- Pelemahan Rupiah Dongkrak Ekspor Tambang dan Perkebunan
- Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
- Bahlil: Aturan Ekspor Satu Pintu Tak untuk Hulu Migas
Artikel Terbaru
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
BMKG: Manokwari Berawan Tebal, Cuaca Papua Barat
Kelas Menengah Tinggalkan Amplop Fisik, Beralih ke Dompet Digital
Tautan Sahabat
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes