Lokasi: Gaya Hidup >>

IHSG Melemah Usai Pidato Prabowo dan BI Rate Naik

Gaya Hidup39158 Dilihat

RingkasanM. Nafan Aji Gusta, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menyampaikan bahwa pelaku pasar mulai mendapatkan kepastian setelah Presiden Prabowo Subianto memaparkan pidato dalam sidang paripurna DPR kemarin....

IHSG Melemah Usai Pidato Prabowo dan BI Rate Naik

M. Nafan Aji Gusta, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menyampaikan bahwa pelaku pasar mulai mendapatkan kepastian setelah Presiden Prabowo Subianto memaparkan pidato dalam sidang paripurna DPR kemarin. Pidato tersebut mencakup target pertumbuhan ekonomi yang realistis, misalnya pada kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen untuk tahun fiskal mendatang.

"Bersamaan dengan kepastian asumsi makro seperti target yield SBN (surat berharga negara), sehingga hal ini memberikan kepastian bagi market demi meredam risiko volatilitas," papar Nafan. Selain itu, Bank Indonesia (BI) mengambil langkah pengetatan moneter yang lebih agresif dari ekspektasi konsensus dengan menaikkan suku bunga, padahal konsensus sebelumnya memperkirakan kenaikan terbatas ke level 5,00 persen. Langkah ini diambil untuk meredam tekanan pelemahan nilai tukar rupiah yang belakangan ini cukup intensif.

"Hal ini tentunya menjadi sentimen positif bagi Rupiah yang terpantau menguat 0,29 persen di level Rp17.653,5 per dolar AS," ujar Nafan. Dari global, dinamika tensi geopolitik AS-Iran masih menjadi sentimen utama bagi pasar, membuat harga minyak WTI anjlok tajam di atas 4 persen. Sementara itu, risalah pertemuan The Fed bulan April menunjukkan bahwa mayoritas peserta FOMC percaya bahwa kenaikan suku bunga "kemungkinan akan menjadi tepat" jika inflasi terus berlanjut di atas target 2 persen yang ditetapkan The Fed.

Tags:

Artikel Terkait