Lokasi: Kesehatan >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Kesehatan945 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/212pcwx7a.html
Sebelumnya: Bendahara Desa Serang Bawa Kabur Dana Rp1 M
Berikutnya: Deep Talk Ridho Rhoma, Pesan Sang Raja Dangdut
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Sumatra: Hujan Petir di Bengkulu dan Kepri
KesehatanBeberapa wilayah di Pulau Sumatra diprediksi mengalami hujan petir pada Sabtu, 23 Mei 2026, sehingga masyarakat diminta tetap waspada saat beraktivitas di luar ruangan. Kondisi cuaca ini dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dinamika atmosfer di masing-masing daerah....
Baca SelengkapnyaGempa 4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
KesehatanBMKG mencatat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,6 terjadi pada 17 Mei 2026 pukul 22:15 WIB, dengan pusat gempa berada di koordinat 7. 53 Lintang Selatan dan 106....
Baca SelengkapnyaLCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
KesehatanMPR RI mengumumkan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat provinsi melalui akun Instagram resmi pada Selasa (12/5/2026). Langkah ini diambil menyusul sorotan publik terhadap keputusan juri yang dianggap menyalahkan jawaban peserta meskipun dinilai benar oleh banyak warganet....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- 11 Bayi Dititip Bidan Sleman, Bayar Rp 50 Ribu per Hari
- Batik Ciprat BRILiaN Kemodo, Disabilitas Buktikan Karya Hebat
- Jateng-Jatim Waspada Hujan Sangat Lebat Kamis 21 Mei 2026
- Arsenal Butuh 20 Tahun Juara Liga, Arteta Ikuti Wenger
- Puluhan Ibu Rumah Tangga di Yogya Ikuti Pelatihan Kuliner Digital
Artikel Terbaru
Barcelona Dekati Aturan 1:1, Bursa Transfer Siap Menggila
Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026, Hujan Malam
Pungli Dokumen Pertanahan di Serang, Tarif Capai Rp500 Ribu
Jalan Amolame, dari Lumpur Menuju Harapan Warga
Al Ghazali Ungkap Wajah Baby Soleil Lebih Mirip Dirinya
Pemkab Dogiyai Temukan Kebocoran Anggaran Rp 3,7 Miliar
Tautan Sahabat
- Kronologi Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Dini Hari
- Prakiraan Cuaca Bangka Belitung 14 Mei: Hujan Petir
- Mahasiswi UIN Solo Dilecehkan Dosen saat Sidang Skripsi
- Prakiraan Cuaca Ternate Jumat: Hujan Ringan Dominan
- Indri Wahyuni Juri LCC MPR Soroti Artikulasi, Harta Rp4 M
- Wagub Erwan Ingatkan Bobotoh Larangan Masuk Lapangan
- Jaksa Kritik Vonis Bebas Oknum Polisi Aniaya Warga Majene
- Retribusi Sampah Dibayar Non Tunai Cegah Kebocoran
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Bengkulu dan Jawa Tengah
- Camat Seruyan Ditangkap saat Pesta Sabu dengan ASN