Lokasi: Kuliner >>

Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

Kuliner688 Dilihat

RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....

Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka,<strong></strong> Ini Syaratnya

Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.

Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.

Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.

Tags:

Artikel Terkait

  • Anrez Adelio Siap Tes DNA Usai Dilaporkan Kekerasan Seksual

    Kuliner

    Anrez Adelio menyatakan kesediaannya menjalani tes DNA untuk mengklarifikasi tuduhan kekerasan seksual yang dilaporkan oleh Friceilda. Langkah ini diambil di tengah bergulirnya kasus hukum yang melibatkan keduanya di kepolisian....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya
  • 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat

    Kuliner

    Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan keprihatinan mendalam terhadap skala dan kecepatan epidemi Ebola di Republik Demokratik Kongo. "Saya sangat prihatin dengan skala dan kecepatan epidemi ini," kata Ghebreyesus kepada peserta Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa pada Selasa, sambil menyoroti jumlah kasus yang dilaporkan di wilayah perkotaan dan di kalangan tenaga kesehatan....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya
  • Israel Tangkap 5 Relawan, 4 WNI di Kapal GSF Rawan

    Kuliner

    Indonesia mengutuk keras tindakan militer Israel yang mencegat konvoi pelayaran bantuan kemanusiaan internasional dan menangkap sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Dudung menyatakan situasi di lapangan masih sangat dinamis, dengan empat WNI lainnya masih dalam proses identifikasi dan koordinasi....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya