Lokasi: Berita >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Berita61437 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0rysk78mt.html
Artikel Terkait
Jejouw Kepincut Mercedes Rp 8 M Harvel Moeis di Pameran Kejagung
BeritaJejouw mengaku antusias melihat deretan barang sitaan negara, mulai dari mobil mewah hingga perhiasan yang dikaitkan dengan kasus korupsi besar di sebuah acara pameran. Saat melihat koleksi mobil mewah, Jejouw mengaku tertarik dengan salah satu kendaraan sitaan milik "Yang paling tertarik belakangnya kalian tuh, barangnya HM sama SD," kata Jejouw....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPimpinan Ponpes Ponorogo Tersangka Cabuli 11 Santri
BeritaPolisi menetapkan pimpinan pondok pesantren (ponpes) sebagai tersangka atas dugaan pencabulan terhadap 11 santri laki-laki di Malang. Muh Ihsan selaku perwakilan kepolisian mengungkapkan bahwa pemeriksaan maraton dilakukan pada Senin (18/5/2026) malam untuk mengusut kasus tersebut....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIbu Hamil Ditandu 30 Km ke RS, Bayi Meninggal
BeritaTuti Daulay ditandu oleh warga untuk memeriksakan kandungannya setelah Samsul Bahri Sihombing, pengobat tradisional di kampung, mendiagnosis bayi dalam kandungannya telah meninggal dunia. Samsul kemudian menyarankan Tuti untuk segera ke rumah sakit guna mendapatkan pemeriksaan medis, mengingat tidak ada fasilitas kesehatan seperti puskesmas di daerah tersebut....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Gara-gara Prancis, Dembele Akui Tak Cocok dengan Mbappe
- Penjual Tempe di Pacitan Dirujuk Usai Disiram Air Keras
- Resepsi Pengantin Bertepatan Laga Persib, Tamu Jakarta Kecewa
- 3 Remaja Dibacok di Kotabaru Jogja, 3 Pelaku Ditangkap
- Warung Bakso Klaten Tarik Biaya AC Rp3.000 per Orang
- Ikan Pelestarian Wonogiri Ludes Ditangkap Warga
Artikel Terbaru
Ronaldo Diledek Fans Al Hilal Usai Pesan Derby Riyadh
Ibunda As'ad Aras Akui Firasat Buruk Sebelum Penangkapan
Cuaca Malang dan Batu Hari Ini Cerah Berawan hingga Hujan
Prakiraan Cuaca Sulawesi Barat: Semua Wilayah Hujan Hari Ini
Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
Bidan ORP Praktik di Kontrakan, Bayi Titipan Belum Diambil
Tautan Sahabat
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula