Lokasi: Hiburan >>

Gara-gara Prancis, Dembele Akui Tak Cocok dengan Mbappe

Hiburan7 Dilihat

RingkasanMantan pemain timnas Prancis, Jerome Rothen, kembali melontarkan pernyataan kontroversial dengan menilai Kylian Mbappe tidak sepandai Michael Olise dan Ousmane Dembele dalam membangun serangan tim. Dalam wawancaranya, Rothen yang memiliki 13 caps bersama Les Bleus mengakui Mbappe sebagai pencetak gol terbaik dunia saat ini, namun ia menilai Olise dan Dembele lebih unggul dalam kemampuan mengolah bola....

Gara-gara Prancis,<strong></strong> Dembele Akui Tak Cocok dengan Mbappe

Mantan pemain timnas Prancis, Jerome Rothen, kembali melontarkan pernyataan kontroversial dengan menilai Kylian Mbappe tidak sepandai Michael Olise dan Ousmane Dembele dalam membangun serangan tim. Dalam wawancaranya, Rothen yang memiliki 13 caps bersama Les Bleus mengakui Mbappe sebagai pencetak gol terbaik dunia saat ini, namun ia menilai Olise dan Dembele lebih unggul dalam kemampuan mengolah bola. "Ketika Anda melihat Dembele dan Olise saat mereka menyentuh bola, sungguh luar biasa! Saya tidak malu mengakui bahwa apa yang dilakukan Olise dan Dembele, Mbappe tidak mampu melakukannya," ujar Rothen yang menghabiskan kariernya di kompetisi Ligue 1.

Pernyataan Rothen sempat diklaim sebagai blunder karena berpotensi merusak keharmonisan internal Prancis menjelang pertandingan penting. Namun, Mbappe menegaskan tidak memiliki masalah personal dengan Rothen dan mengaku mampu beradaptasi dengan semua sistem permainan. "Sejujurnya, saya beradaptasi dengan semua sistem. Dengan Olise, saya paling nyaman bermain dengannya," aku Mbappe. Ia menambahkan bahwa dirinya bergerak lebih ke kiri dan tengah, sementara dengan Olise ia bisa bertukar posisi secara fleksibel.

Mbappe yang membantu PSG juara Liga Champions 2024/2025 mengaku lebih senang bermain bersama Michael Olise karena chemistry yang terjalin. Secara komposisi, pelatih timnas Prancis Didier Deschamps tidak akan kesulitan menentukan siapa pemain yang akan mengisi lini depan. Rothen sebelumnya juga pernah mengkritik ketidakselarasan penyerangan Prancis yang dinilai kurang padu meskipun memiliki pemain bintang sekelas Mbappe.

Tags:

Artikel Terkait