Lokasi: Kesehatan >>
4 Jalur Mandiri UPN Veteran Jatim 2026 dan Jadwalnya
Kesehatan385 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Jawa Timur membuka tiga jalur seleksi mandiri untuk calon mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, yakni Jalur Mandiri Reguler, Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor), dan Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT). Jalur Mandiri Reguler diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan kewajiban membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UPN-Veteran-Jawa-Timur-atau-UPN-Veteran-Jatim.jpg)
UPN "Veteran" Jawa Timur membuka tiga jalur seleksi mandiri untuk calon mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, yakni Jalur Mandiri Reguler, Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor), dan Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT). Jalur Mandiri Reguler diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan kewajiban membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor) ditujukan bagi siswa SMA/MA/SMK yang memiliki prestasi akademik berdasarkan nilai rapor dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh UPN "Veteran" Jatim. Sementara itu, Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT) diperuntukkan bagi siswa SMA/MA/SMK sejenis yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh UPN "Veteran" Jawa Timur berdasarkan hasil tes komputer.
Ketiga jalur seleksi ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memilih metode penerimaan yang sesuai dengan kemampuan dan latar belakang akademik mereka. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan jadwal pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi UPN "Veteran" Jawa Timur.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0mk9jpwpd.html
Artikel Terkait
Dua Ibu Tangis, Relawan Indonesia Dicegat Israel
KesehatanDua relawan asal Indonesia, As’ad Aras Muhammad (33) warga Kabupaten Sinjai dan Andi Angga Prasadewa warga Kota Kediri, dilaporkan ditangkap setelah kapal yang mereka tumpangi dicegat tentara di perairan internasional saat dalam misi pengiriman bantuan kemanusiaan. Di Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, suasana haru menyelimuti rumah keluarga As’ad....
Baca SelengkapnyaMenhub: 1.058 Kecelakaan Kereta di Perlintasan dalam 3 Tahun
KesehatanMenteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan terjadi 1. 058 kejadian di sektor perkeretaapian Indonesia....
Baca SelengkapnyaPedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
KesehatanTangan pria asal Sragen itu sibuk menata potongan tahu goreng, kupat, dan taburan kecambah ke dalam piring pelanggan di Warung Tahu Kupat Pak Har. Di balik kepulan kuah hangat dan ramainya pembeli, tersimpan cerita panjang tentang jatuh bangun mempertahankan hidup....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kecelakaan Bus Study Tour di Tol Cipali, Kernet Tewas
- Prabowo Wajibkan Ekspor SDA Lewat BUMN, Terbitkan PP
- Gojek Hapus Goride Hemat, Tarif Naik Mulai Besok
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
- Eza Gionino Kekeh Tak Cerai, Masih Suami Meiza Sah
- Volatilitas Pasar Global Dorong Kekhawatiran Investor
Artikel Terbaru
Ruang Perawatan Al Nassr Makin Sesak, Kondisi Memburuk
Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
Stok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka
Argi Gumilar Bangkit dari Pandemi Berkat KUR BRI
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Promo Indomaret Alfamart 21 Mei: Beras 5Kg Rp67.500
Tautan Sahabat
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh