Lokasi: Kesehatan >>
Verifikasi Rapor SPMB Jatim 2026 Dibuka Hari Ini
Kesehatan855 Dilihat
RingkasanProgram Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk lulusan SMP/MTs sederajat yang ingin melanjutkan ke SMA dan SMK negeri di Jawa Timur tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai dengan tahap verifikasi nilai rapor oleh calon murid baru pada 18 Mei 2026. Verifikasi nilai rapor ini berlangsung hingga 21 Mei 2026 melalui laman resmi, di mana nilai rapor semester 1 hingga semester 5 menjadi dasar seleksi pada beberapa jalur penerimaan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tata-Cara-Verifikasi-Rapor-SPMB-Jatim-2026.jpg)
Program Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk lulusan SMP/MTs sederajat yang ingin melanjutkan ke SMA dan SMK negeri di Jawa Timur tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai dengan tahap verifikasi nilai rapor oleh calon murid baru pada 18 Mei 2026. Verifikasi nilai rapor ini berlangsung hingga 21 Mei 2026 melalui laman resmi, di mana nilai rapor semester 1 hingga semester 5 menjadi dasar seleksi pada beberapa jalur penerimaan.
Pendaftaran dibagi dalam empat tahap utama secara daring. Tahap pertama untuk Jalur Domisili SMA/SMK dibuka pada 11-12 Juni 2026. Tahap kedua diperuntukkan bagi Jalur Afirmasi, Jalur Mutasi Orang Tua/Wali, dan Jalur Prestasi Hasil Lomba SMA/SMK pada 17-18 Juni 2026. Tahap ketiga khusus Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA pada 24-25 Juni 2026, sedangkan Tahap keempat untuk Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi. Verifikasi rapor menjadi perhatian penting bagi calon peserta didik karena kesalahan data nilai dapat memengaruhi proses seleksi nantinya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0ir71drtw.html
Artikel Terkait
Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026
KesehatanTaufik Hidayat menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara 'Arena Selatan' saat menghadiri kejuaraan di GOR Bulungan pada Sabtu (16/5/2026). Mantan pebulutangkis nasional itu menilai ajang tersebut menjadi ruang aman dan inspiratif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi ke arah yang lebih positif....
Baca SelengkapnyaPancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Kesehatandr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K mengungkapkan perubahan suhu drastis memengaruhi sistem imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri penyebab penyakit....
Baca SelengkapnyaEl Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
KesehatanKetua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Darmawan B Setyanto, memperingatkan bahwa partikel PM2....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- NATO Rapat Darurat Bahas Stok Senjata Habis Akibat Perang Iran
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Menlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Artikel Terbaru
Megawati Disenggol Jordan Wilson, Hillstate Pede Gebrak Liga Voli
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Tautan Sahabat
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- Meta Gunakan AI Lacak Umur Pengguna, Akun Terancam Blokir
- Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Rusia, Tembus 800 Km
- IRGC Bantu Iran Amankan Zona Kontrol Baru Selat Hormuz
- Kereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
- Operasi Udara Israel Buru Pemimpin Tertinggi Militer Hamas
- Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
- Pemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas