Lokasi: Kuliner >>
Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
Kuliner84 Dilihat
RingkasanJalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/telkom-university-pertahankan-4-tahun-gelar-kampus-no1_20210304_160642.jpg)
Jalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi SITU Admission.
Melalui Jalur TUJ, calon mahasiswa dapat memilih hingga empat program studi dengan harga PIN pendaftaran sebesar Rp300 ribu. Pihak kampus juga menyediakan program Beasiswa Pintar dengan potongan hingga 100 persen bagi pendaftar yang memiliki nilai terbaik sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Tersedia juga promo diskon biaya pendaftaran sebesar 50 persen dengan menggunakan kode referral TUJ150. Promo tersebut berlaku hingga 10 Mei 2026 sehingga calon peserta dapat memanfaatkan potongan biaya sebelum masa promo berakhir.
Jalur ini menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa mengikuti ujian tulis. Pengumuman hasil seleksi nantinya dapat dilihat langsung melalui aplikasi SITU Admission pada menu “Laporan Kelulusan”. Peserta disarankan untuk rutin memantau akun masing-masing agar tidak melewatkan informasi penting terkait hasil seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0gsceyuvm.html
Artikel Terkait
Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
KulinerSeorang mahasiswi asal Indonesia berinisial DNF (22) ditemukan tewas di apartemennya di Jepang setelah diduga mengalami keguguran. Kasus ini terungkap setelah DNF mengaku kepada seorang kenalannya bahwa dirinya sedang hamil dan mengalami keguguran....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaMPR Evaluasi Sistem Penjurian Lomba Empat Pilar Kalbar
KulinerAbraham, perwakilan penyelenggara, mengumumkan pembatalan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat nasional setelah SMA Negeri 1 Pontianak dan SMA Negeri 1 Sambas secara resmi menolak mengikuti kompetisi ulang. Kedua sekolah tersebut menyatakan keberatan terhadap hasil awal yang memicu polemik dalam ajang yang telah digelar di 15 dari 38 provinsi di Indonesia....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Bali: Hujan Lebat di Buleleng, Kabut di Karangasem
KulinerBMKG merilis peringatan dini cuaca untuk wilayah Pulau Bali pada periode Jumat, 15 Mei 2026 pukul 08. 00 WITA hingga Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 08....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United 2-1, Persis Solo Senang
- SMAN 1 Sambas Juara Cerdas Cermat 4 Pilar MPR
- Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Peredaran Etomidate
- 99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bersih Lumpur
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
- MPR Evaluasi Sistem Penjurian Lomba Empat Pilar Kalbar
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
Pria di Surabaya Lecehkan Gadis Saat Nonton Festival
Ramalan Weton Rabu Pahing 20 Mei 2026: Jodoh & Rezeki
Ayah Pengangguran di Padang Aniaya Bayi 2 Tahun
Pemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
Prakiraan BMKG: Hujan Guyur 10 Distrik di Sorong Hari Ini
Tautan Sahabat
- BMKG: Waspada Hujan Petir Guyur Pekanbaru 14 Mei 2026
- Lapas Cilegon Sediakan Pojok Pelayanan Remisi dan PB
- Warga Banjar Bacok Ayah dan Tetangga, 1 Tewas
- Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar 18 Mei 2026
- Pertumbuhan Sekolah Tak Seimbang dengan Kualitas Berpikir
- KPK Geledah Kantor dan Mobil Kepala Dinkes Ponorogo
- Polwan Maluku Digerebek, Propam Usut Dugaan Selingkuh
- Pembakaran Ponpes Lampung Dipicu Kembalinya Pimpinan Asusila
- Robert Kardinal Yakin Papua Jadi Lumbung Tuna Nasional
- Anak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu