Lokasi: Berita >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Berita9677 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0fdoc8yt1.html
Artikel Terkait
Sitha Marino Wujudkan Mimpi di Film Horor Kamu Harus Mati
BeritaSitha Marino menjalani pengalaman perdananya bermain dalam film bergenre psikologi horor Kamu Harus Mati. Bagi Sitha, proyek ini bukan sekadar pekerjaan baru, tetapi juga momen emosional yang membuatnya tak kuasa menahan air mata....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBerdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
BeritaBanyak orang mengabaikan keluhan jantung berdebar atau sesak napas karena menganggapnya akan hilang setelah istirahat. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda atrial fibrilasi, gangguan irama jantung yang serius....
【Berita】
Baca Selengkapnya80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
BeritaKatarak menjadi salah satu penyebab utama gangguan penglihatan yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat Indonesia, dengan gejala seperti penglihatan buram, warna memudar, dan kesulitan berkendara di malam hari. Kementerian Kesehatan RI merujuk hasil survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) 2014–2016 yang dilakukan PERDAMI dan Badan Litbangkes di 15 provinsi untuk menunjukkan urgensi penanganan kondisi ini....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Newcastle Kalahkan West Ham, Tottenham Semakin Dekat Bertahan
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Ramalan Weton Rabu Pahing 20 Mei 2026: Jodoh & Rezeki
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Artikel Terbaru
Paula Verhoeven Pamer KTP Baru, Singgung Status Jodoh
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Tautan Sahabat
- Gregoria Mariska Belum Pensiun Usai Jadi Penyelamat di Olimpiade
- Thalita Petik Pelajaran Usai Kalah Rubber dari Ratchanok
- Megawati Disenggol Jordan Wilson, Hillstate Pede Gebrak Liga Voli
- Digiland Run 2026 Hadirkan Half Marathon 21K Ramah Lingkungan
- Bhayangkara Presisi Lolos Final AVC Champions 2026
- Joan Mir Ikuti Jejak Bagnaia dan Marini Usai Gagal Podium
- Russell Kantongi Modal Apik di Starting Grid Sprint F1 Kanada
- 24 Atlet Dunia Debut Red Bull Cliff Diving di Bali
- 10 Tim Basket SMA Berebut Tiket Asia Pasifik di Singapura
- EVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17