Lokasi: Berita >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Berita27877 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0dkhlofvi.html
Artikel Terkait
Eza Gionino Bingung Status Istri Sah Tapi Pisah Agama
BeritaEza Gionino mengaku bingung setelah menjalani proses hukum panjang di Pengadilan Agama Cibinong karena adanya perbedaan status pernikahan dari sisi hukum negara dan agama. Kebingungan itu muncul setelah Mahkamah Agung menguatkan putusan sebelumnya sehingga gugatan cerai yang diajukan Eca tidak dikabulkan dan keduanya masih tercatat sebagai pasangan suami-istri sah secara hukum negara....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMenkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
BeritaMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pengalaman selama pandemi COVID-19 membuktikan bahwa tanpa digitalisasi, mustahil menghadirkan layanan yang aksesibel, bermutu, dan terjangkau bagi 280 juta rakyat Indonesia. Dalam forum Asia eHealth Information Network di Kementerian Kesehatan, Budi mengungkapkan pihaknya sedang membangun basis data kependudukan, klinis, hingga genomik untuk mendukung kebijakan berbasis bukti....
【Berita】
Baca SelengkapnyaVirus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
BeritaHantavirus menjadi perhatian karena sumber penularannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti rumah yang banyak tikus, gudang tertutup, hingga area bekas banjir. Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Prakiraan Cuaca Papua Barat: Kaimana dan Fakfak Berawan Tebal
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Artikel Terbaru
Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Salmokji Korea
BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Sarwendah Cuek Dituding Pesugihan di Gunung Kawi
5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
Tautan Sahabat
- 24 Atlet Dunia Debut Red Bull Cliff Diving di Bali
- Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Bagnaia Frustrasi, Start Pukul 20.00 WIB
- Megawati Main Semusim Penuh di Liga Voli Korea
- Rakernas PB IWbA Soroti Regenerasi Atlet Woodball
- Eks Pemain Bhayangkara Presisi Proliga 2025 Main di Korea
- Aldila Sutjiadi Naik Peringkat Usai Runner-up Maroko Open
- Kunlavut dan Chen Yufei incar back to back Thailand Open
- Atlet Muda Dinov Siap Bertarung di YOG Dakar 2026
- Jojo Tenang ke Semifinal, Ubed Singkirkan Lakshya Sen
- Ducati Konfirmasi Tak Cari Pengganti Marc Marquez