Lokasi: Teknologi >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Teknologi34568 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/05jjp9aed.html
Artikel Terkait
Alvaro Arbeloa Dinilai Toksik untuk Real Madrid
TeknologiKetegangan di ruang ganti Real Madrid semakin memanas setelah laporan konflik antara pemain dan pelatih Raul Arbeloa terungkap ke publik. Arbeloa secara terang-terangan mengatakan kepada Fran Garcia bahwa pemain tersebut tidak akan mendapatkan menit bermain di bawah kepemimpinannya....
Baca SelengkapnyaMendag Beri Sinyal Harga Minyakita Naik
TeknologiMenteri Pertanian Budi mengungkapkan harga Minyakita saat ini dijual Rp15. 900, melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Rp15....
Baca SelengkapnyaArgi Gumilar Bangkit dari Pandemi Berkat KUR BRI
TeknologiArgi, pemilik Minimizu Nature Art Gallery, dengan telaten merapikan plakat terrarium dan jam dinding berbahan lumut abadi di stan pameran Inabuyer B2B2G Expo 2026 di Gedung Smesco, Jakarta, pada Kamis (7/5/2026). Di balik kesuksesan produknya yang kini menembus pasar Jepang hingga Italia, tersimpan kisah pahit tentang kejatuhan bisnis penyuplai snack box yang ia rintis setahun sebelumnya....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Era Tuchel, Foden-Palmer Korban Ketatnya Skuad Inggris
- Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun, Melonjak 87 Persen
- TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia-Papua Nugini
- MSCI Coret Antam, Fundamental Bisnis Tetap Solid
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
Artikel Terbaru
Afgan Cedera Pita Suara Akibat Terlalu Banyak Job
Pelemahan Rupiah Dongkrak Ekspor Tambang dan Perkebunan
Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Gas untuk Pupuk Nasional
Pemerintah Didorong Cari Solusi Regulasi Rokok
Cuaca Malang dan Batu Hari Ini Cerah Berawan hingga Hujan
ParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
Tautan Sahabat
- Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
- 6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
- Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal di Selat Hormuz
- Aktivis GSF: Penderitaan Palestina Jauh Lebih Besar dari Tahanan
- Serangan Drone Dekati Infrastruktur Nuklir UEA, Alarm Konflik Baru
- Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
- Drone Alarm Picu Kepanikan Warga Lithuania Berlindung
- Trump Picu Sunyi Langit Iran, Navigasi Teluk Arab Terganggu
- Jepang Patroli Siber Lacak Warga Asing Ilegal
- Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon