Lokasi: Teknologi >>
Cara Daftar Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026
Teknologi243 Dilihat
RingkasanPendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SUMUT-2026-45W4EREWRWE.jpg)
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih berbagai jalur masuk sesuai jenjang SMA/SMK dan melihat persyaratan yang dibutuhkan.
Mengutip laman resmi Disdik Sumut, berikut tutorial melakukan pendaftaran melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah. Pertama, unduh dan buka aplikasi SPMB Sumut Berkah di ponsel, lalu pilih menu "Daftar" untuk membuat akun dengan mengisi data diri seperti nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga. Setelah akun terverifikasi, calon siswa dapat login dan memilih jalur pendaftaran yang tersedia, seperti jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, atau prestasi.
Selanjutnya, unggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti scan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus. Pastikan semua data terisi lengkap dan benar, kemudian klik "Kirim" untuk menyelesaikan pendaftaran. Sistem akan memberikan nomor pendaftaran sebagai bukti registrasi, dan pengumuman hasil seleksi dapat dipantau melalui aplikasi yang sama sesuai jadwal yang ditetapkan Disdik Sumut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/02vhsghot.html
Artikel Terkait
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
TeknologiOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca SelengkapnyaPendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
TeknologiPusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) mencatatkan lonjakan pendapatan signifikan pada tahun 2025, mencapai hampir empat kali lipat dibandingkan tahun 2022. Direktur Keuangan PPKGBK, Hendry Arisandi, mengungkapkan pendapatan GBK pada 2022 sebesar Rp255 miliar, sedangkan pendapatan 2025 meningkat drastis dalam kurun tiga tahun....
Baca SelengkapnyaAgen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
TeknologiSeorang wanita paruh baya mendatangi Oni dengan wajah bingung dan mata tertuju pada layar ponsel yang menampilkan pesan WhatsApp. Wanita itu menyampaikan niatnya untuk mentransfer uang hingga jutaan rupiah kepada seseorang yang tidak dikenal....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jamal Sellami Bawa Yordania ke Piala Dunia
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Jaga Pasokan LPG
- Sengketa Hotel Sultan, Hamdan Zoelva Bicara Ambil Alih Bisnis
- Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
- Serka M Nasir Dituntut 12 Tahun Penjara dan Dipecat
- MSCI Coret Antam, Fundamental Bisnis Tetap Solid
Artikel Terbaru
Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia
BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu
Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Jaga Pasokan LPG
PDIP Sebut Jokowi Berkeliling Indonesia Ancam Prabowo
Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
Tautan Sahabat
- KSPI Tolak Aturan Outsourcing, Berlawanan Janji Prabowo
- Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
- Penguatan Konektivitas Dagang Indonesia-ASEAN-China
- Anggota DPR Minta Harga Tiket Pesawat Seimbang dengan Daya Beli
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh
- Sengketa Hotel Sultan, Hamdan Zoelva Bicara Ambil Alih Bisnis