Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Hikmah54 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/p18dctsub.html
Artikel Terkait
Larangan Potong Kuku Sebelum Kurban Menurut Ulama
HikmahBAZNAS melarang pemotongan kuku dan rambut bagi orang yang berniat berkurban berdasarkan hadits riwayat Imam Muslim dari Nabi Muhammad SAW. Larangan ini dijelaskan dalam artikel resmi BAZNAS yang terbit pada 20 Mei 2025, dengan mayoritas ulama menilai hukumnya sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan, meskipun sebagian ulama mazhab Hanbali menganggapnya wajib....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaKunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 142
HikmahBuku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 142 Kurikulum Merdeka karya Yeti Islamawati dan Maman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021 memuat latihan mengidentifikasi unsur tokoh dan latar dalam legenda. Latihan ini merupakan bagian dari Bab 4: Meneladani Pesan Moral dalam Legenda yang bertujuan membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaSPMB Surabaya 2026 Jenjang TK Tanpa Tes Akademik
HikmahPemerintah Kota Surabaya membuka penerimaan SPMB Kota Surabaya 2026 untuk jenjang TK dengan menyediakan kuota jalur reguler dan jalur inklusi bagi kelompok usia tertentu. Kebijakan ini diumumkan melalui laman resmi sebagai upaya pemerataan akses pendidikan sejak dini di ibu kota Provinsi Jawa Timur tersebut....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
- 50 Kunci Jawaban Soal PKN Kelas 5 Semester 2
- SPMB Jatim 2026 Dibuka, Begini Cara Isi Nilai Rapor
- Ayu Ting Ting Dicecar Ivan Gunawan Soal Gandengan Pria
- 85 Soal Bahasa Indonesia Kelas 4 Semester 2 Lengkap Kunci Jawaban
Artikel Terbaru
Jennifer Coppen Cemburu Lihat Kamari dan Kekasih Justin Hubner
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Gap Year Buka Peluang Lebih Besar ke Kampus
Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
Newcastle Kalahkan West Ham, Tottenham Semakin Dekat Bertahan
Kemenag Buka Simulasi TOEFL, TOAFL, Tes Skolastik BIB
Tautan Sahabat
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi