Lokasi: Pendidikan >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Pendidikan1933 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/o7zmnsub2.html
Artikel Terkait
Conte Tinggalkan Napoli Tanpa Pesangon, Liverpool dan Italia Antre
PendidikanAntonio Conte secara mengejutkan memutuskan hengkang dari Napoli meskipun kontraknya masih tersisa satu tahun. Pelatih berusia 56 tahun asal Italia itu sebelumnya dipercaya memimpin proyek pembangunan ulang klub, namun keputusan ini disebut bukan karena konflik kontrak melainkan keinginan pribadi untuk memulai babak baru dalam kariernya....
Baca SelengkapnyaSyifa Hadju Sebut Soleil Bayi Tercantik yang Pernah Dilihat
PendidikanBaby Soso, sapaan akrab Soleil Zephora Ghazali, lahir pada 10 Mei 2026 dan menjadi sorotan publik karena nama unik serta rasa penasaran warganet terhadap wajahnya. Al Ghazali dan Alyssa Daguise hingga kini belum mempublikasikan wajah sang putri....
Baca SelengkapnyaJennifer Coppen Ungkap Alasan Nikah Juni, Singgung Karier Suami
PendidikanJennifer Coppen dan Justin Hubner memilih Bulan Juni sebagai waktu pernikahan mereka karena kesibukan sang pesepakbola. "Kenapa bulan Juni? Seperti yang kalian tahu ya pemain bola itu sibuk banget ya, Justin nggak selalu dapet izin, dia full banget, dia ada liburnya di bulan Juni, jadi kita memilihnya bulan Juni, dan temen-temenya bisa datang," ujar wanita yang akrab disapa Mamari ini....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lille Finis Ketiga, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
- Gideon Tengker Bantah Damai, Ngaku Diblokir Nagita
- Reza Gladys Minta Rieke Dengar Dua Sisi Soal Komisi 13
- Ahmad Dhani Singgung Maia Estianty Soal Tudingan KDRT 20 Tahun
- Vinicius Selamatkan Real Madrid saat Mbappe Gagal Total
- Pratama Arhan Go Public, Panggilan Sayang Terungkap
Artikel Terbaru
Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
Ayu Aulia Bongkar Penyebab Kehilangan Rahim Singgung Bupati R
Fiersa Besari Cuma Minta Snack dan Buah untuk Rider Konser
Alyssa Daguise Syak Peluk Baby Soso, Ini Nyata?
Miroslav Koubek Janjikan Lebih dari Sekadar Menang di Piala Dunia
Richard Lee Tetap Beraktivitas sebagai Tahanan
Tautan Sahabat
- Sosok Pertama Ungkap Jokowi Keliling Indonesia, NTT Tujuan Awal
- TB Hasanuddin Sebut MRO AS di Kertajati Berpotensi Pangkalan Militer
- 5 Dokter Laporkan Menkes Budi ke Polisi Soal Gelar Palsu
- Gus Miftah: Judi Online, Bullying, Kekerasan Seksual Jangan Dianggap Sepele
- Jokowi Diminta PSI Umumkan Keluar dari PDIP
- Prabowo soal Dolar: Politisi Gerindra Sebut Motivasi untuk Desa
- Prakiraan Cuaca BMKG: Puncak Jaya dan Intan Jaya Berawan
- Usia Minimal Kambing Kurban Berapa Tahun? Ini Aturannya
- Pemerintah Perkuat Keamanan dan Lindungi Masyarakat Papua
- KPK Geledah Rumah Pengusaha Citra Margaretha Terkait Sugiri