Lokasi: Olahraga >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Olahraga479 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/n60v77o7b.html
Sebelumnya: WhatsApp Rilis Incognito Chat dengan Meta AI
Berikutnya: Evo Morales Terancam Ditangkap Usai Mangkir Sidang
Artikel Terkait
Samsung Siap Rilis Galaxy Z Fold 8 dan Kacamata AI Juli 2026
OlahragaMedia Korea Selatan Seoul Economic Daily pada 12 Mei 2026 melaporkan informasi mengenai tanggal acara yang sebelumnya sempat diungkap 9to5Google pada 9 April 2026. Samsung juga disebut sedang menyiapkan model baru bernama Fold Wide dengan desain lebih lebar dibanding seri Fold sebelumnya....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Bandung: Seluruh Wilayah Hujan 15 Mei 2026
OlahragaKawasan Perkotaan Cekungan Bandung, yang juga dikenal sebagai Bandung Raya, resmi ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN) oleh pemerintah. Wilayah ini memiliki suhu udara yang berkisar antara 18 hingga 28 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban udara mencapai 68 hingga 98 persen....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPolisi Ungkap Cekcok di Kamar Sebelum Pembunuhan di Kebumen
OlahragaKementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat 58,75 persen kasus kekerasan menimpa korban di lingkungan rumah. Pada tahun 2025, Kementerian PPPA melalui Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI) mencatat lebih dari 25 ribu kasus dengan 26 ribu korban....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Bruno Fernandes Garang, Casemiro Kunci Kemenangan MU
- Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang
- Prakiraan Cuaca Pontianak Besok: Pagi Cerah, Malam Berawan
- KPK Geledah Kantor Kadinkes Ponorogo, Harta Rp3,9 M Terungkap
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
- Warung Bakso Klaten Tarik Biaya AC Rp3.000 per Orang
Artikel Terbaru
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
KPK Geledah Kantor dan Mobil Kepala Dinkes Ponorogo
Pemuda Lampung Akui Jual Motor Demi Hindari Cicilan
Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang
Klaim Kode Redeem FC Mobile 10 Mei: Pemain 117 OVR
Prakiraan Cuaca Sorong 17 Mei 2026: Hujan Ringan
Tautan Sahabat
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia