Lokasi: Kuliner >>
Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
Kuliner1859 Dilihat
RingkasanEnergi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Rakyat-Surabaya-Pola-Pembelajaran-Full-Day-School_20260118_165139.jpg)
Energi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran. Semakin kuat getaran suatu benda, biasanya bunyi yang dihasilkan juga semakin keras.
Dalam latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada pada halaman tersebut. Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak. Soal pertama meminta siswa menentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah beserta alasannya.
Pernyataan a: "Kita tidak dapat mendengar suara saat menyelam di dalam kolam renang." Jawabannya adalah salah karena bunyi dapat merambat melalui zat cair seperti air. Oleh karena itu, saat menyelam di kolam renang kita masih dapat mendengar suara, meskipun terdengar berbeda dibandingkan di udara. Pernyataan b: "Tujuan pemasangan busa/karpet di dinding bioskop adalah untuk mencegah pemantulan bunyi." Jawabannya adalah benar karena bahan tersebut berfungsi sebagai peredam suara guna mengurangi gema dan kebisingan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/763o7ultd.html
Artikel Terkait
10 Besar BWF Stabil, Alwi Farhan Naik Ranking Thailand Open
KulinerHanya satu perubahan terjadi di posisi 10 besar ranking BWF nomor ganda campuran dari lima sektor yang dipertandingkan. Pasangan asal Denmark, Christiansen/Boje, berhak naik satu tingkat dari peringkat tujuh ke urutan enam dengan perolehan 77....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaJBP Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
KulinerBhayangkara Presisi menjadi tim pertama yang memastikan diri lolos ke babak semifinal AVC Champions League 2026. Di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, tim asuhan Reidel Toiran mengalahkan Zhaiyk VC dengan skor 3-1 (25-19, 25-27, 25-19, 25-21)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Aprilia Makin Dominan
KulinerMarco Bezzecchi kini hanya unggul satu poin atas Jorge Martin di klasemen MotoGP setelah rekan setimnya itu tampil impresif dalam beberapa seri terakhir. Bezzecchi memimpin dengan 128 poin, sementara Martin menempel ketat di posisi kedua dengan 127 poin....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- Skenari EVOS Gagal Lolos Playoff MPL S17 Terungkap
- Megawati Hangestri Samar di Deretan Pemain Asing Liga Voli Korea
- Gregoria Mariska Belum Pensiun, Penyelamat Badminton Olimpiade
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
- 49 Offroader Ramaikan Kejurnas Adventure Offroad Kalteng 2026
Artikel Terbaru
Cinta Lamine Yamal di Parade Barcelona, Palestina
Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
Thailand Open 2026: Banyak Unggulan Tumbang di 16 Besar
Jadwal Sprint MotoGP Catalunya 2026, Bagnaia Frustrasi
Hasil Timnas U17 Indonesia vs Jepang: Laga Hidup-Mati Garuda Muda
Leo/Daniel Selamatkan Indonesia, Denmark Juara Thailand Open 2026
Tautan Sahabat
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun