Lokasi: Berita >>
Kemenag Buka Beasiswa Double Degree Inggris 2026
Berita9 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa perluasan kerja sama ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia. "Ini mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," ungkap Ruchman. Siti Maria Ulfa, selaku Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, menambahkan bahwa program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang ingin meraih pengalaman akademik internasional dan berkontribusi pada pengembangan pendidikan di Indonesia.
Pendaftar program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk memiliki sertifikat tes ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang diterbitkan lembaga resmi. Program ini dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dan informasi lengkap mengenai beasiswa dapat diakses melalui website resmi Kemenag.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/2060o7o90.html
Artikel Terkait
Profil Sabri Lamouchi, Pelatih Timnas Tunisia di Piala Dunia 2026
BeritaSabri Lamouchi, pelatih berkewarganegaraan Prancis berusia 54 tahun, lahir di Lyon pada 9 November 1971 dan mengawali karier sepak bolanya sebagai pemain profesional sebelum beralih menjadi pelatih. Sepanjang kariernya sebagai pemain, Lamouchi memperkuat sejumlah klub ternama di Eropa dan Timur Tengah, termasuk Olympique Ales (1990–1994), AJ Auxerre (1994–1998), AS Monaco (1998–2000), Parma (2000–2003), Inter Milan (2003–2005), Genoa (pinjaman 2004–2005), Olympique Marseille (2005–2006), Al-Rayyan (2006–2007), Umm-Salal (2007–2008), dan Al-Kharitiyath (2009)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBukilic Jadi Pemain Tertinggi di Liga Voli Korea
BeritaVanja Bukilic kembali ke tim yang tak asing lagi baginya, Buki menjadi pilihan pertama pelatih Koo Hee-jin ketika Red Sparks mendapatkan kesempatan pertama merekrut pemain asing. Pemain asal Serbia itu nantinya tak akan berperan sebagai Outside Hitter lagi, sebagaimana yang ia lakukan pada musim 2024/2025 lalu....
【Berita】
Baca SelengkapnyaJojo Kalahkan Wakil Taiwan, Lolos ke Perempatfinal Malaysia Masters
BeritaPebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie atau Jojo, berhasil melewati laga sengit selama 66 menit di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia melalui drama tiga gim. Jojo sempat mengalami momen krusial ketika posisinya tertikung tajam pada akhir gim kedua setelah sebelumnya memegang kendali permainan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
Diggia Juarai MotoGP Catalunya 2026 yang Chaos
KORMI Luncurkan Gerakan Nasional Indonesia Aktif 2026
Kunlavut dan Chen Yufei incar back to back Thailand Open
Kunci Gitar Senyum dari Matahari Idgitaf Dicintai
Novak Djokovic Angkat Pelatih Baru Jelang Roland Garros
Tautan Sahabat
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati