Lokasi: Bisnis >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Bisnis1457 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/zvywt80c5.html
Artikel Terkait
Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
BisnisTujuh karoseri bus memamerkan produk terbaru mereka di pameran INAPA 2026 dan Busworld Southeast Asia yang digelar di JIExpo. Para peserta tersebut meliputi Karoseri Adiputro, New Armada, Tentrem, Laksana, Piala Mas, dan Trijaya Union....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPolda Metro Jaya Terima Laporan Dugaan Pidana Serikat Pekerja
BisnisLaporan dengan nomor LP/B/3446/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA teregister pada 13 Mei 2026 pukul 14. 23 WIB....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaBrimob Bersenjata Jaga Markas Judi Online Hayam Wuruk
BisnisPolri memperketat penjagaan di kawasan Perkantoran tempat penggerebekan ratusan WNA di akhir pekan lalu untuk memastikan situasi tetap kondusif. Bareskrim Polri mencatat total 321 Warga Negara Asing (WNA) terjaring dalam sindikat terorganisir tersebut....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Cinta Laura Jalani Operasi Akibat Jari Terbeset Pisau Daging
- Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
- Polda Metro Tangkap 8 Begal, 5 Pelaku Masih Diburu
- Surat Pengukuhan Sekda Tangsel Terbit, BKN Beri Kepastian Hukum
- Marinus Gea Minta Kanwil HAM Banten Lindungi Buruh
- Polisi Tangkap 3 Pengedar Obat G di Bekasi, Sita Ratusan Butir
Artikel Terbaru
Amanda Manopo Berhenti Syuting, Kenny Austin Siaga Jadi Suami
Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat Sebulan
KKR Paskah Soroti Krisis Moral, Dorong Pemuda Agen Perubahan
Laga Persija vs Persib, TNI-Polri Patroli 13 Titik Nobar
Mike Tyson, Sapi 1,05 Ton Bantuan Prabowo untuk Tarakan
Libur Panjang, 10 Ribu Pengunjung Padati TMII Kamis Siang
Tautan Sahabat
- Rusia Siap Balas Serangan Ukraina di Asrama Starobelsk
- Putin Temui Xi Jinping Bahas Kerja Sama Strategis
- Survei NYT: Simpati Warga AS ke Palestina Kalahkan Israel
- Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
- Putin dan Xi Sepakat Lawan Segala Bentuk Bullying
- Trump Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Gagal
- AS Habiskan 300 Rudal Lindungi Israel dari Serangan Iran
- Netanyahu Murka, Sebut Trump Salah Tunda Serangan Iran
- UU PSdK Diperbarui, Ketimpangan Perlindungan Mengancam
- Menlu Singapura Dukung RI Hadapi Krisis Energi