Lokasi: Otomotif >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Otomotif39856 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/zvgc3hlau.html
Artikel Terkait
Tejo Akui Dibohongi Kiai Cabul Ashari, Sesali Pertolongannya
OtomotifKiai Ashari resmi menyandang status tersangka sejak 28 April 2026 dan mangkir dari panggilan polisi pada Senin (4/5/2026). Tersangka kemudian melarikan diri ke berbagai daerah mulai Kudus, Bogor, Jakarta, hingga Solo sebelum akhirnya dibekuk pada Kamis (7/5/2026) pukul 04....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPengamat: RI Perkuat Ketahanan Energi Sebelum Dekarbonisasi
OtomotifPakar transisi energi Retno Gumilang Dewi menegaskan bahwa Indonesia harus memanfaatkan kekayaan energi domestik untuk mencapai kemandirian energi dan tidak lagi bergantung pada impor. "Aspek yang akan menjadikan pasokan energi kita stabil adalah memanfaatkan kekayaan milik kita sendiri....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaMelestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
OtomotifRirin dan Yuni telaten menyusun dan menggunting pola bahan pembuatan tas etnik di Workshop Mamnich, Jalan Merbabu Raya, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Pekerjaan ini bukan hal baru bagi keduanya karena bertahun-tahun pengalaman telah menempa Ririn dan Yuni menjadi perajin terampil yang mengolah kain menjadi produk fesyen sarat nilai budaya tradisional dan kearifan lokal....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BPJS Kesehatan Perketat Klaim RS, Kejar Efisiensi Rp 1 Triliun
- Pengamat: RI Perkuat Ketahanan Energi Sebelum Dekarbonisasi
- Pemulung Sampah Sukses Suplai Dapur MBG
- IHSG Ambrol 4,26 Persen ke 6.436, 719 Saham Rontok
- Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
- IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
Artikel Terbaru
Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
Prabowo Targetkan Rupiah Rp16.800-17.500 pada 2027
Pemerintah Percepat Pengolahan Sampah TPA Jadi Energi
Indonesia Ekspor 500 Ribu Ton Beras, Malaysia Minta Rp16.000
Cirebon Raya Ajukan Diri Tuan Rumah Muktamar ke-35 PBNU
Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
Tautan Sahabat
- Jafar/Felisha Ikuti Jejak Ubed, Menang di Thailand Open
- Megawati Jadi Pevoli Termahal di Liga Voli Korea 2027
- 16 Pemain Termasuk Rivan dan Nizar Dipanggil Pelatnas Voli
- Ginting Gagal Revans, Duel Saudara Hancur di Malaysia Masters 2026
- Megawati Hangestri Gabung, Hyundai Hillstate Makin Ganas
- Diggia Juarai MotoGP Catalunya 2026 yang Chaos
- Amabel Fun Run 2026 di Salatiga, Alternatif Lari Seru
- Gaji Megawati Rp1,7 M Lebih Tinggi dari Jordan Wilson
- Megawati Bela Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026/2027
- Jakarta Garuda Hadapi Jalur Neraka di AVC Champions League 2026