Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Travel725 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/zuru13kdk.html
Artikel Terkait
Persis Solo Selamat dari Degradasi Berkat Regulasi Liga 1
TravelPersis Solo masih berpeluang lolos dari degradasi Liga 1 meski saat ini berada di peringkat ke-16 dengan 28 poin dari 32 pertandingan. Regulasi dari Liga 1 memberikan angin segar bagi tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut....
【Travel】
Baca SelengkapnyaAlex Marquez Alami Kecelakaan Motor Salto di MotoGP Catalunya
TravelInsiden kecelakaan beruntun mewarnai MotoGP setelah Pedro Acosta melambat saat akan memasuki tikungan 10. Motor RC-16 miliknya yang berada di posisi tengah lintasan kesulitan menghindar karena kehilangan tenaga....
【Travel】
Baca SelengkapnyaAlex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
TravelSirkuit Catalunya, Spanyol, menjadi saksi hasil berbeda bagi dua pembalap Aprilia Racing yang memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026 pada Sabtu (16/5) malam WIB. Marco Bezzecchi sebagai pemimpin perebutan gelar juara dunia hanya menambah satu poin setelah finis di peringkat sembilan, atau zona terakhir yang memberikan angka....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
- Bagnaia Gagal, Martin Bawa Aprilia Cetak Sejarah MotoGP Prancis
- Leo/Daniel Comeback, Sabar/Reza Mundur di Thailand Open 2026
- Atlet Muda Dinov Siap Bertarung di YOG Dakar 2026
- 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
- David Franico Pimpin PERBASASI DKI, Target PON XXII
Artikel Terbaru
Jumpa Pasangan Muda China, Fajar/Rian Uji Nyali di Thailand Open
Leo/Daniel Lolos Perempat Final Thailand Open 2026
Drawing Malaysia Masters 2026: Ubed vs Lakshya Sen
Leo/Daniel Juara Thailand Open, Pelatih Peringatkan Konsistensi
Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
Ducati Konfirmasi Tak Cari Pengganti Marc Marquez
Tautan Sahabat
- Jasa Raharja Raih Penghargaan Polri atas Dukungan Operasi Lilin
- Kasus Asusila UPN Yogya Jangan Diselesaikan Internal
- Misbakhun Optimistis Pasar Modal Indonesia Tetap Kuat
- Kapolri Bekali Seragam Taktis Anti Bom Molotov untuk Polri
- Purbaya Bawa Daftar Manipulator Harga Ekspor Sawit ke Istana
- 3 Oknum TNI Bebas dari Pasal Pembunuhan Berencana
- KPK Bongkar Alasan Kasus Haji Yaqut Tak Kunjung Disidang
- Kemlu: 9 WNI Ditangkap Israel di Pelabuhan Ashdod
- Klaim JHT dan JKP Melonjak, PDIP Peringatkan Dana BPJS
- Nasabah PD BKK Klaten Adukan Dana Tak Cair ke DPR