Lokasi: Kesehatan >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Kesehatan56735 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/zonxmp015.html
Artikel Terkait
Instagram Rilis Fitur Instants, Mirip Snapchat
KesehatanMeta meluncurkan fitur berbagi foto spontan tanpa editan yang akan hilang setelah dilihat teman, memungkinkan pengguna membagikan momen sehari-hari tanpa tekanan kesempurnaan. Fitur ini terletak di sudut kanan bawah kotak masuk atau DM, di mana pengguna hanya bisa menambahkan caption sebelum mengirim foto....
Baca SelengkapnyaHubungan Ekonomi Indonesia-Belarus Diperkuat Lewat Sektor Dagang
KesehatanPT Indonesia Belarus Jaya, bagian dari Jaya Group, menandatangani nota kesepahaman bisnis (MoU) dengan sejumlah perusahaan asal Belarus senilai total Rp7 triliun untuk membuka pasar yang lebih kompetitif bagi kedua negara. CEO Jaya Group Tomy Suhartanto menegaskan, pembentukan PT Indonesia Belarus Jaya diarahkan untuk mengoptimalkan potensi unggulan kedua negara agar saling diserap dan dimanfaatkan oleh pasar masing-masing....
Baca SelengkapnyaPendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
KesehatanPusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) mencatatkan lonjakan pendapatan signifikan pada tahun 2025, mencapai hampir empat kali lipat dibandingkan tahun 2022. Direktur Keuangan PPKGBK, Hendry Arisandi, mengungkapkan pendapatan GBK pada 2022 sebesar Rp255 miliar, sedangkan pendapatan 2025 meningkat drastis dalam kurun tiga tahun....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Persis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
- Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
Artikel Terbaru
Bukilic Jadi Pemain Tertinggi di Liga Voli Korea
Prabowo Sampaikan KEM PPKF 2027 di Paripurna DPR Besok
BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
Sevilla vs Real Madrid: Laga Penentu Degradasi Los Nervionenses
Pelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
Tautan Sahabat
- Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
- Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
- IHSG Ambles 2,55 Persen Usai Dibuka Menguat, Apa Sebabnya?
- IHSG Anjlok, Investor Bereaksi Negatif ke Pernyataan Prabowo
- Aset OK Bank Tembus Rp13,42 Triliun, Laba Bersih Naik 3 Kali Lipat
- Jasa Marga Berlakukan Contraflow Tol Japek Saat Libur Panjang
- Jamu Mbok Moncer Desa BRILiaN Klaten Tembus Pasar Luar Daerah
- Ekonomi Tumbuh, Kesejahteraan Stagnan, Ancaman MIT Masih Nyata
- Dolar Tembus Rp 17.701, Harga Energi Melonjak
- OJK Imbau Investor Tenang Jelang Rebalancing MSCI Besok