Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Hikmah2382 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/zhyf5lw43.html
Artikel Terkait
BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
HikmahPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang akan mulai diterapkan pada Juni 2026. "Saya belum bisa memberi tanggapan karena belum ada informasi resmi terkait hal tersebut," kata Luther saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026)....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
HikmahKementerian Perdagangan RI (Kemendag) menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) emas untuk periode kedua Mei 2026 sebesar 150. 555,29 dolar AS per kilogram, turun 1,72 persen dari sebelumnya 153....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaMenhub: 1.058 Kecelakaan Kereta di Perlintasan dalam 3 Tahun
HikmahMenteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan terjadi 1. 058 kejadian di sektor perkeretaapian Indonesia....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pendaftaran Calon Ketum PAN Dimulai Jelang Kongres Banten
- Listrik Padam, Tiga Provinsi di Sumatera Gelap Total
- Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
Artikel Terbaru
Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
Kaesang dan Akbar Himawan Dukung Reynaldo Bryan Maju Ketum HIPMI
Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
Komisi Ojol Turun, Ekosistem Digital Topang Bisnis Aplikator
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Bank Indonesia Didorong Naikkan Suku Bunga ke 5,00 Persen
Tautan Sahabat
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Wamenkes Bantah Hoaks, Tegaskan Imunisasi Tidak Haram
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat