Lokasi: Bisnis >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Bisnis97 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/zcs5ah4vb.html
Artikel Terkait
3 Laga Spanyol Tanpa Yamal, Comeback di Fase Gugur
BisnisSpanyol menghadapi kendala serius dalam persiapan menuju Piala Dunia 2026. Lamine Yamal, bintang muda Barcelona, berpotensi absen pada laga pertama La Roja di turnamen tersebut....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaIDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
BisnisIDAI menilai kebijakan distribusi susu formula secara massal tanpa indikasi medis berpotensi bertentangan dengan rekomendasi kesehatan global, regulasi nasional, hingga prinsip perlindungan ASI eksklusif. Bagi masyarakat awam, isu ini bukan hanya soal pilihan susu untuk anak, melainkan berkaitan langsung dengan hak bayi mendapatkan ASI, risiko kesehatan jangka panjang, hingga arah kebijakan gizi nasional Indonesia ke depan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaTerapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
BisnisDr. dr....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Artikel Terbaru
Cinta Brian Tunggu Isyarat Gisella Soal Rencana Nikah
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Dua Gelar Al Nassr Lenyap dalam Lima Hari
El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
Tautan Sahabat
- Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 188 Kurikulum Merdeka
- Cara Baca Hasil Nilai TKA SD SMP 24 Mei 2026
- Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 184-185 Kurikulum Merdeka
- Daftar Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Jogja 2026
- SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Adopsi Kurikulum IB
- Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
- Cara Maksimalkan Jalur Mandiri PTN 2026 Setelah UTBK
- SPMB Maung Jabar 2026: Syarat Umum dan Khusus Pendaftaran
- 40 Soal Pancasila Kelas 3 Semester 2 dan Kunci Jawaban