Lokasi: Kesehatan >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Kesehatan5895 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/zcc98so13.html
Artikel Terkait
Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
KesehatanJustin Bieber merilis lagu berjudul "405" dalam album Swag yang sarat akan makna cinta, kedewasaan, dan pelarian dari penatnya dunia hiburan. Judul lagu ini merujuk langsung pada Interstate 405 (I-405), salah satu jalan tol paling terkenal sekaligus terpadat di Los Angeles, California....
Baca SelengkapnyaJaksa Kritik Vonis Bebas Oknum Polisi Aniaya Warga Majene
KesehatanAM, anggota kepolisian, didakwa atas kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Setelah Majelis Hakim menjatuhkan vonis bebas, JPU Kejari Majene langsung merencanakan langkah banding....
Baca SelengkapnyaPolisi Tangkap Pria di Kebumen Aniaya Istri dan Mertua Hingga Tewas
KesehatanData dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mencatat jumlah total kasus kekerasan pada periode Januari-Oktober 2025 mencapai 25. 180 kasus, dengan 26....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
- Istri Sayat Leher Suami 17 Jahitan gegara Selingkuh Terbongkar
- Kasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
- Remaja Bogor Tewas Digigit Mainan Ular Berbisa, Viral
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- Jokowi Yoga di Solo Jelang Safari Keliling Indonesia Juni
Artikel Terbaru
Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah
Ayah-Anak Ditangkap, Siram Air Keras ke Penjual Tempe
3 Remaja Dibacok di Kotabaru Jogja, 3 Pelaku Ditangkap
Korporasi Tersangka di Pelalawan, Tak Ada Pihak Kebal Hukum
Wasit Liga Inggris Akui Gol MU Tak Sah Akibat Handball Mbeumo
Calon Mempelai Wanita di Pati Kabur Jelang Akad Nikah
Tautan Sahabat
- Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
- Pipa Gas Power of Siberia 2 Rusia-China Sepanjang 2.600 Km
- Iran Perluas Blokade Selat Hormuz ke Perairan UEA
- Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
- AS Siapkan Operasi Sledgehammer, Ancaman Perang Iran Menguat
- Dubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
- Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
- China Gelar Jamuan Mewah untuk Donald Trump
- Kereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
- Skandal Rekaman Ilegal TEPCO 11 Tahun di Pengadilan Jepang