Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Kuliner91857 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yuxza60wc.html
Artikel Terkait
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
KulinerDr. dr....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaAl Ghazali Beri Pesan ke Suami soal Proses Persalinan
KulinerAl, putra sulung Ahmad Dhani dan Maia Estianty, setia mendampingi Mulan Jameela di setiap proses persalinan yang dijalani sang istri. Al pun berpesan kepada para suami yang menemani melahirkan agar memberikan dukungan penuh kepada istri, terutama mental....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya‘Cinta & Rahasia’ Tayang, Drama Emosional Penuh Intrik
KulinerSerial Poisonous Passion mengusung kisah pengkhianatan, cinta, dan balas dendam dengan judul asli tersebut. Aktris Patricia Tanchanokgood hadir sebagai Dr....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Calvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
- Inul Daratista Murka Dituding Oplas Hidung
- Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Merasa Gagal
- Super League 2026/2027: 16 Tim Pasti, Persis vs Madura United Berebut Satu
- Ahmad Dhani Bela Syifa Hadju soal Busana Dipersoalkan
Artikel Terbaru
Ayu Ting Ting Kepergok Gandeng Pria, Kiky Saputri Doakan
Jennifer Coppen Umumkan Tanggal Nikah Sesuai Jadwal Justin Hubner
Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Salmokji Korea
Lita Gading Kekeh Tak Bersalah Usai Diperiksa Ahmad Dhani
Pep Guardiola Realistis soal Gelar Liga Inggris
Aldi Taher Minta Maaf ke Dewi Perssik soal Klaim Anak
Tautan Sahabat
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar