Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Hikmah8262 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yu5ncxwar.html
Artikel Terkait
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
HikmahErnando menilai insentif kendaraan listrik merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat dihubungi Tribunnews....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
HikmahDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaStrategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
HikmahPPTI menerapkan strategi TOSS (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) yang diadopsi dari program Kementerian Kesehatan. Yani menyatakan garda terdepan program ini bukan dokter melainkan para ibu rumah tangga yang menjadi relawan atau kader....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ahmad Dhani Terkendala Izin Presiden, Rayen Pono Kecewa
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Artikel Terbaru
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
BGN Evaluasi SPPG Gagal Capai Target 3B Penerima Manfaat
Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
Tautan Sahabat
- Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
- Prapendaftaran SPMB Jakarta 2026: Link Download Surat
- 5 Kampus Impian Pelajar Masuk Daftar Terbaik Dunia
- Pendaftaran SIMAK UI 2026 Dibuka, Cek Syarat Jadwal
- TKA Tidak Tercantum di Ijazah, Ini Penjelasannya
- Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 113
- Pendaftaran SM Skor UNNES Masih Dibuka, Cukup Nilai UTBK
- Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 191
- Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Mayoritas Berawan, Kulim Hujan
- 75 Soal PSAJ Matematika Kelas 6 Lengkap Kunci Jawaban