Lokasi: Teknologi >>
Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026
Teknologi34251 Dilihat
RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kemenag-Buka-Beasiswa-Program-Doktor-Kajian-Keagamaan-2026.jpg)
Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.
Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.
ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ytleh0cly.html
Artikel Terkait
Menlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
TeknologiMenteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan menekankan pentingnya koordinasi erat antara Indonesia dan Singapura di tengah ketidakpastian dunia, khususnya saat menghadapi krisis global yang berdampak pada sektor energi dan ekonomi akibat konflik Timur Tengah. "Di masa-masa seperti ini, saya rasa sangat penting bagi kedua negara kita untuk saling mendukung satu sama lain dalam krisis guna memastikan terutama pada hal-hal esensial seperti energi dan ekonomi, dan agar kedua negara kita terus tetap berfungsi dan memberikan layanan bagi rakyat kita," ujar Vivian dalam pertemuan bilateral tersebut....
Baca SelengkapnyaEkonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
TeknologiKonflik ini berakar dari ketegangan yang telah berlangsung sejak aneksasi Krimea pada 2014 dan perang di wilayah Donbas yang melibatkan kelompok separatis pro-Rusia. Amerika Serikat bersama negara-negara Barat terus menekan, dan hingga kini perang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir karena Uni Eropa menjatuhkan sanksi kepada 16 pejabat yang dituduh membantu deportasi paksa anak-anak....
Baca SelengkapnyaArab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Pertama Kali
TeknologiArab Saudi melancarkan serangan rudal dan drone ke Iran pada akhir Maret 2026 sebagai aksi balasan setelah kerajaan itu berulang kali menjadi sasaran serangan selama konflik Timur Tengah yang lebih luas. Informasi tersebut diungkap dua pejabat Barat dan dua pejabat Iran kepada media, menandai operasi militer langsung pertama kalinya oleh Riyadh terhadap Teheran....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Menlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS
- Mal Terbesar Asia di Iran Kalahkan China Jadi Nomor Satu Dunia
- Senat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
- Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
- Senator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC
Artikel Terbaru
OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
Polisi Malaysia Tangkap 20 WNI Perempuan dalam Penggerebekan
Menlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
Tautan Sahabat
- Pengacara Sesalkan Tuntutan Ringan 3 Oknum TNI Pembunuh
- Siswi Protes LCC Josepha Alexandra Diundang MPR dan Ditawari Beasiswa
- MUI Kecam Penangkapan Aktivis Republika di Kapal Flotilla
- PB HMI Desak Penegakan Hukum Mafia Tanah
- Cuti Bersama Idul Adha 2026 Tentukan oleh SKB 3 Menteri
- Jaringan Narkoba Ishak Terbentuk dari Lapas, Seret AKP Deky
- KPAI Terima 426 Aduan Anak, 57 Kasus Kejahatan Seksual
- TB Hasanuddin Sebut MRO AS di Kertajati Berpotensi Pangkalan Militer
- Regina Art: Momentum Refleksi Cita-cita Luhur Bangsa
- JNE Kecam Pembegalan Kurir, Apresiasi Ksatria di Bandung