Lokasi: Travel >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Travel94 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ynvce4mi2.html
Artikel Terkait
Hossam Hassan, Orang Mesir Pertama di Piala Dunia Pemain dan Pelatih
TravelHassan lahir di Helwan, Mesir pada 10 Agustus 1966 dan saat ini berusia 59 tahun. Sebelum menjadi pelatih, Hassan dikenal sebagai salah satu striker paling tajam dalam sejarah sepak bola Mesir....
【Travel】
Baca SelengkapnyaBos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Tewas Terbakar
TravelJaksa Penuntut Umum menuntut Michael Wisnu, terdakwa kasus kebakaran di kantor PT Michael, dengan pidana penjara 2 tahun karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana yang mengakibatkan kematian orang lain. Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa (15/10)....
【Travel】
Baca SelengkapnyaTiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat Sebulan
TravelPenjambretan ponsel terjadi di depan SD Santa Ursula, Jalan Pos No. 2, Pasar Baru, Sawah Besar, saat korban hendak menyeberang jalan sambil memainkan Samsung Galaxy S23....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jennifer Coppen Kagumi Cara Justin Hubner Luluhkan Sang Putri
- Keluarga Ungkap Korban Tewas di Biliar Jakbar demi Lindungi Pacar
- Keringanan PBB-P2 2026 Dorong Warga Jakarta Lunasi Pajak
- Polisi Gadungan Bersenpi Rampas Motor di Jakut
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- Satpam Curigai Kantor Hayam Wuruk Markas Judol
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Senyum dari Matahari Idgitaf Dicintai
LBH Jakarta Desak Polda Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
3 Insiden Penyerangan Usai Persija Vs Persib, Pemain Terluka
Surat Pengukuhan Sekda Tangsel Terbit, BKN Beri Kepastian Hukum
Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Korea Selatan
Polisi Dalami Asal Senpi Tersangka Pembegalan di Jakarta
Tautan Sahabat
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- IDAI Ingatkan Risiko Dehidrasi Anak di Ruang AC