Lokasi: Bisnis >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Bisnis72 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yi4thdjc0.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
BisnisSalma Salsabil merilis single terbaru berjudul Hatchu!! pada 8 Mei 2026 yang menampilkan sisi enerjik dan penuh warna dari penyanyi asal Probolinggo, Jawa Timur tersebut. Lagu bergenre pop-funk ini langsung disambut hangat oleh para penggemarnya karena menghadirkan nuansa ceria yang berbeda dari lagu-lagu balada yang biasanya mendominasi tangga lagu....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaJurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
BisnisBambang dan Aisyah dikabarkan sempat mengirimkan sinyal SOS sebelum kontak terputus total pada Senin (18/5/2026). Rombongan Indonesia terdiri dari sembilan WNI yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI)....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaNegara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
BisnisNegara-negara Teluk seperti Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Arab Saudi mulai beralih ke Turki untuk memenuhi kebutuhan alutsista militer mereka akibat lambatnya pengiriman senjata dari Amerika Serikat yang dipicu penumpukan pesanan yang mengular. Meskipun negara-negara Teluk memiliki sistem pertahanan udara yang canggih, mereka kini menghadapi tantangan serius dari serangan drone jarak jauh Iran yang mampu melumpuhkan sistem radar....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
- PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
- Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
- Leo/Daniel Juara Thailand Open, Pelatih Peringatkan Konsistensi
- Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon
Artikel Terbaru
Gregoria Mariska Belum Pensiun Usai Jadi Penyelamat di Olimpiade
WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental Ukraina Akibat Perang
Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI
PM Jepang Bantah Terlibat Video Serangan Politik
Duel 10 Lap Ketat Warnai Kejurnas Motoprix 2026
Drone Hizbullah Buat Tentara Israel Frustrasi dan Ketakutan
Tautan Sahabat
- Likuiditas Bank Kuat, Kredit Konsumsi dan UMKM Melambat
- Analis Mandiri Targetkan IHSG 9.050 di Tengah Tekanan Energi
- Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
- Pelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
- Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- IHSG Ambrol 4,26 Persen ke 6.436, 719 Saham Rontok
- Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
- TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia-Papua Nugini
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe