Lokasi: Kuliner >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Kuliner7831 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ycvlo8xou.html
Artikel Terkait
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
KulinerPenurunan berat badan drastis tanpa pengawasan dokter justru bisa membuat tubuh terlihat lesu, lemas, dan tampak seperti orang sakit, karena massa otot ikut hilang. Dokter Spesialis Gizi Klinik RSU Bhakti Asih, dr....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaMenteri UMKM Salut SMAN 1 Pontianak soal Polemik LCC
KulinerMaman menilai silaturahmi lebih penting daripada polemik penetapan SMAN 1 Sambas sebagai juara pertama. Ia berpendapat semua pihak telah mengetahui kesalahan dewan juri, namun hal tersebut biar menjadi penilaian publik....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaGubernur BI Dipanggil Prabowo Bahas Rupiah Melemah
KulinerPerry Warjiyo dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih bidang ekonomi keluar dari Istana Negara sekitar pukul 18. 20 WIB setelah mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto selama lebih dari 2 jam....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- Gus Miftah: Judi Online, Bullying, Kekerasan Seksual Jangan Dianggap Sepele
- TNI AL Temukan 16 Ton Timah Ilegal di Gudang PIK
- Prakiraan Cuaca BMKG: Mimika dan Paniai Hujan Ringan
- Hasil PSM vs Persib: Peluang Persib Kunci Juara Liga 1
- Noel Ebenezer Minta Tuntutan Ringan Kasus Pemerasan K3
Artikel Terbaru
BGN Minta Waspada Penipuan Modus Jual-Beli Lokasi SPPG
Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Lulusan Fisika Nuklir
Prakiraan Cuaca BMKG: Puncak Jaya dan Intan Jaya Berawan
Arne Slot Pastikan Tetap Latih Liverpool Musim Depan
Larangan Potong Kuku Sebelum Kurban Menurut Ulama
Tautan Sahabat
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Likuiditas Bank Kuat, Kredit Konsumsi dan UMKM Melambat
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
- RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
- Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
- Telkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat