Lokasi: Kesehatan >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Kesehatan575 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yae79u4rt.html
Artikel Terkait
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
KesehatanPelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai memberikan tekanan besar terhadap sejumlah sektor industri, seperti otomotif, elektronik, petrokimia, hingga farmasi. Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya tensi geopolitik global, lonjakan harga minyak dunia, dan tingginya kebutuhan dolar AS di dalam negeri....
Baca SelengkapnyaAwal Mula Kasus Pencabulan Santri Ponorogo Terbongkar
KesehatanKasus pencabulan kembali terjadi di lingkungan pondok pesantren di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Pimpinan ponpes di Kecamatan Jambon berinisial JYD telah ditetapkan sebagai tersangka pencabulan terhadap santri dan saat ini ditahan di Rutan Kelas IIB Ponorogo....
Baca SelengkapnyaWanita Jepang Diancam Jual Organ oleh Jaringan Penipuan di Indonesia
KesehatanDua perempuan asal wilayah Kanto, Jepang, berusia 30-an dan 40-an mengaku diancam oleh seorang pengendali berkewarganegaraan China di Indonesia. Ancaman itu disampaikan dengan kalimat, “Satu-satunya pilihan adalah bekerja di sini....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
- Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Hujan Ringan Dominasi Rabu Ini
- Prakiraan Cuaca Sumatra 21 Mei 2026, Mayoritas Hujan Ringan
- Kasat Narkoba Kukar dan Brigadir Sniper Terjerat Narkoba
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- Prakiraan Cuaca Banyumas: Waspada Kabut pada 22 Mei 2026
Artikel Terbaru
Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik di Polda Kaltim
AKP Yohanes Bonar Tersangka Narkoba, Baru 5 Bulan Menjabat
Petahana Ketum PBNU dan Kiai Imjaz Bertemu di PMKNU Cirebon
Desa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
Kisah Arsitek Morowali Kini Jadi Wakil Ketua DPRD
Rico Waas Berobat ke Luar Negeri, Klaim Tak Pakai APBD
Tautan Sahabat
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- Sorgum Didorong Perkuat Transisi Energi Lewat Biomassa
- Medan dan Pekanbaru Gelap, Warga Pakai Penerangan Darurat
- Emas Antam Stagnan di Rp2.839.000 per Gram Hari Ini
- Pemuda Lereng Merbabu Sukses Bisnis Domba Kurban dengan KUR BRI
- Hilirisasi Tembaga Kurangi Impor Selongsong Bahan Baku
- Menhub Tanggapi Sinyal Hijau Sebelum Kecelakaan Kereta
- TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia-Papua Nugini
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Kebutuhan Energi Primer Diproyeksi Tumbuh 5 Persen per Tahun